Kronologi 5 Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Ini Jejak Terakhirnya

5 days ago 14

Rabu, 9 September 2026 - 10:13 WIB

VIVA – Lima jurnalis dilaporkan hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di kawasan Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Mereka diketahui berada di dalam sebuah speedboat bersama tiga orang lainnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 7 September 2026. Hingga Selasa, 8 September 2026 malam, tim SAR gabungan masih belum menemukan keberadaan kapal maupun delapan orang yang berada di dalamnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kelima jurnalis tersebut diketahui sedang melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Mereka adalah M. Bagus Khoirunnas dari LKBN Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, serta Donal yang merupakan jurnalis lepas.

1. Speedboat Berangkat dari Dermaga Pagedongan

Rombongan berangkat menggunakan kapal cepat bernama Arupadhatu 1 dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat meninggalkan dermaga, terdapat delapan orang di dalam kapal. Mereka terdiri dari Warta (55) sebagai nakhoda, Surakman (60) selaku anak buah kapal (ABK), Heriyanto (49) sebagai pemandu atau guide, serta lima jurnalis.

Tujuan rombongan adalah kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas gunung api tersebut dari wilayah perairan Selat Sunda.

2. Kontak Terakhir Terjadi Sekitar Pukul 14.42 WIB

Perjalanan rombongan berlangsung hingga kontak terakhir diketahui terjadi sekitar pukul 14.42 WIB.
Sekitar 22 menit setelah komunikasi terakhir, tepatnya pukul 15.04 WIB, speedboat tersebut dilaporkan sudah tidak dapat dihubungi.

Dalam proses pencarian, muncul informasi bahwa salah satu anggota rombongan sempat mengirimkan foto sebelum komunikasi dengan kapal terputus. Namun, informasi mengenai foto tersebut masih menjadi bagian dari penelusuran tim untuk memastikan posisi terakhir rombongan.

3. Tim SAR Langsung Melakukan Pencarian

Laporan hilang kontak kemudian ditindaklanjuti oleh unsur kepolisian dan Basarnas. Tim Rescue USS Pandeglang segera mengumpulkan informasi mengenai posisi terakhir kapal.

RIB 02 Banten kemudian dikerahkan untuk menyisir area yang diduga menjadi lokasi terakhir speedboat. Pencarian dilakukan di sekitar Pulau Rakata dan Pulau Panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, hingga penyisiran dihentikan pada sore hari, keberadaan Arupadhatu 1 beserta delapan orang di dalamnya belum ditemukan.

Basarnas Banten sebelumnya memperkirakan posisi kapal berada di sekitar koordinat 06°14'40.52''S 105°40'49.48"T dengan heading 288.34°.

Halaman Selanjutnya

4. KN SAR Tetuka 247 Dikerahkan

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |