Portland, VIVA – Pengemudi yang gemar menekan pedal gas lebih dalam mungkin perlu berpikir ulang saat melewati persimpangan tertentu di Amerika Serikat. Sebab, lampu lalu lintas di sejumlah wilayah kini bisa mendeteksi kecepatan kendaraan dan membuat pengemudi yang melaju terlalu cepat harus menunggu lebih lama.
Teknologi tersebut diterapkan di Albuquerque, New Mexico dan Portland, Oregon melalui strategi yang disebut Rest in Red. Sistem ini membuat lampu lalu lintas berada dalam posisi merah ketika tidak ada kendaraan yang mendekat, kemudian sensor akan mendeteksi kendaraan sekaligus kecepatannya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Minggu 6 September 2026, jika kendaraan mendekati persimpangan dengan kecepatan sesuai batas yang ditentukan, sistem dapat memberikan lampu hijau lebih awal. Sebaliknya, pengemudi yang melaju terlalu kencang justru berpotensi tiba ketika lampu masih merah dan harus berhenti.
Konsep tersebut menarik karena tidak mengandalkan hukuman berupa surat tilang. Pengemudi justru dibuat merasakan keuntungan ketika berkendara sesuai aturan, sementara mereka yang terburu-buru berisiko kehilangan waktu karena harus menunggu di persimpangan.
Di Portland, sistem ini diterapkan di sejumlah ruas Southeast Powell Boulevard, salah satu koridor dengan tingkat kecelakaan tinggi di kota tersebut. Penerapannya terutama dilakukan pada malam hingga dini hari, ketika kondisi jalan yang lebih sepi dapat mendorong pengemudi melaju lebih cepat.
Hasil awal di salah satu persimpangan menunjukkan perubahan kecepatan yang cukup besar. Menurut laporan Carscoops yang mengutip pejabat kota, rata-rata kecepatan kendaraan turun dari 39 mph atau sekitar 63 km/jam menjadi 30 mph atau sekitar 48 km/jam, sesuai batas kecepatan yang berlaku.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Portland kemudian memperluas penerapan Rest in Red ke beberapa persimpangan lain di Powell Boulevard, termasuk di sekitar 21st, 26th, 28th dan 33rd Avenue. Kota tersebut menyebut konsep ini sebagai semacam “virtual speed bump” karena mendorong pengemudi mengurangi kecepatan tanpa memasang polisi tidur fisik.
Albuquerque juga menggunakan teknologi serupa di ruas Lead dan Coal Avenue. Sistem tersebut diterapkan bersama penegakan batas kecepatan otomatis dan pengaturan lampu lalu lintas yang disinkronkan pada kecepatan 30 mph atau sekitar 48 km/jam.
Halaman Selanjutnya
Pemerintah setempat menyebut kombinasi berbagai langkah tersebut membantu menciptakan lalu lintas yang lebih tenang dan meningkatkan keselamatan. Meski demikian, dampak khusus dari Rest in Red belum bisa dipisahkan sepenuhnya dari pengaruh penegakan kecepatan dan pengaturan lampu lainnya.

1 week ago
18













