Jakarta, VIVA – Di tengah meningkatnya tekanan isu lingkungan dan limbah plastik, PT Lautan Luas Tbk (LTLS), mengubah sampah menjadi solusi berkelanjutan. Perseroan memanfaatkan limbah plastik menjadi material bangunan ramah lingkungan atau eco-block untuk pembangunan fasilitas pendidikan sekaligus menekan emisi karbon.
Eco-blocks yang digunakan perseroan untuk membangun sekolah KB Cahaya Persada di Mauk, Tangerang, berasal dari olahan limbah plastik. Material inovatif ini memanfaatkan sekitar 2,2 ton sampah plastik dan secara langsung berkontribusi pada pengurangan emisi karbon hingga 5,2 ton CO2.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bekerja sama dengan Happy Hearts Indonesia, perseroan juga merancang proyek serupa untuk memberikan akses pendidikan yang layak dan aman bagi sekitar 100 penerima manfaat.
"Pembangunan ini merupakan bukti nyata komitmen Lautan Luas dalam memberikan dampak positif, tidak hanya bagi para siswa tetapi juga bagi lingkungan dengan mengubah sampah plastik menjadi fasilitas pendidikan yang kokoh dan bermakna," tutur Head of Investor Relations, Corporate Communications and ESG PT Lautan Luas Tbk, Eurike Hadijaya, dikutip dari keterangan tertulis pada Rabu, 29 April 2026.
Ilustrasi sampah elektronik
Eurike menyampaikan, nisiatif ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan dampak luas bagi masyarakat dan lingkungan yang mana sudah lebih dari 74 tahun beroperasi di Tanah Air. Perusahaan juga melibatkan karyawan dalam kegiatan sosial untuk turun langsung melakukan mural painting di dinding sekolah untuk menciptakan suasana belajar yang lebih ceria dan inspiratif bagi siswa.
“Kami berharap fasilitas ini dapat menciptakan lingkungan belajar yang layak dan nyaman bagi anak-anak di Mauk. Melalui kreativitas karyawan yang dituangkan dalam lukisan mural, kami berharap karyawan juga dapat memberikan kontribusi melalui kolaborasi dan rasa kepedulian terhadap masyarakat,” imbuh Eurike.
![]()
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Apresiasi juga datang dari Ketua HIMPAUDI Kecamatan Pakuhaji, Juanedi, yang menilai proyek ini tidak hanya menghadirkan bangunan baru, tetapi juga membawa edukasi penting bagi masyarakat. Ia menyebut penggunaan eco-blocks menjadi contoh nyata bahwa limbah plastik dapat diolah menjadi material bernilai tinggi melalui kolaborasi berbagai pihak.
Lautan Luas terus memperkuat posisinya sebagai mitra industri kimia di kawasan Asia Pasifik dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan. Melalui tiga lini bisnis utama, yakni manufaktur, distribusi bahan kimia, serta layanan pendukung, perseroan berupaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan tanggung jawab sosial serta lingkungan.
Dilantik Jadi Menteri LH, Jumhur Hidayat Fokus Tangani Sampah
Jumhur Hidayat secara resmi dilantik menjadi Menteri LH/Kepala BPLH menggantikan Hanif Faisol Nurofiq dalam upacara pelantikan yang dilakukan di Istana Negara
VIVA.co.id
27 April 2026

4 hours ago
1



























