Jakarta, VIVA – Riuh wacana pelarangan kendaraan bermotor roda dua atau sepeda motor untuk keperluan mudik mendapat respons beragam.
Wacana tersebut sejatinya muncul ketika forum rapat Komisi V DPR RI dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Kamis, 19 Februari lalu. Kala itu, Wakil Ketua Komisi V Syaiful Huda mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan pembatasan mudik lintas provinsi menggunakan sepeda motor.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Alasan yang diungkapkan Syaiful Huda terbilang sederhana, sepeda motor dinilai sebagai penyebab terjadinya kecelakaan terbanyak selama arus mudik dan balik Lebaran.
"Perlu dicatat Pak Menteri, Angkutan Lebaran yang hampir 50 persen kecelakaan diakibatkan oleh pengguna sepeda motor. Saya mohon dikaji apakah memungkinkan tahun ini tidak diperbolehkan menggunakan sepeda motor untuk mudik, terutama lintas provinsi," ujar Syaiful Huda ketika Rapat Kerja Komisi V DPR RI.
Meski permintaan itu dilontarkan Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, akan tetapi tak semua anggota Komisi V sepakat. Contohnya, anggota Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Sofwan Dedy Ardyanto.
Menurut Sofwan, mudik bukan hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga ritual sosial budaya yang memperkuat kohesi sosial di masyarakat. Ia menilai, sepeda motor menjadi moda transportasi yang praktis untuk mendukung aktivitas mudik.
"Bagi saya, mudik Lebaran adalah sebuah ritual sosial rutin yang sudah menjadi tradisi bangsa ini selama puluhan tahun. Yang namanya ritual, para pemudik akan melakukan apa saja untuk bisa melaksanakannya. Termasuk, menjadikan kendaraan bermotor roda dua sebagai alat transportasi mudik. Bagi para pemudik sepeda motor, faktor efisiensi adalah faktor utama," katanya, Sabtu, 21 Februari kemarin.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski tak menampik fakta tingginya angka kecelakaan pengendara motor pada masa arus mudik dan balik, Sofwan meminta agar wacana larangan tersebut tidak langsung diterapkan tahun ini. Pemerintah perlu menyosialisasikan kebijakan tersebut secara masif terlebih dahulu.
"Berkaitan dengan adanya pendapat yang mendorong pemerintah untuk mengkaji dan mempertimbangkan penerapan kebijakan larangan sepeda motor untuk mudik lintas provinsi, menurut saya baik dan ideal, tetapi tidak untuk diterapkan pada periode mudik lebaran tahun ini. Kita tidak bisa membuat kebijakan tanpa sosialisasi jauh-jauh hari," kata dia.
Halaman Selanjutnya
Legislator yang akrab dengan sapaan SDA itu juga mengingatkan pemerintah tentang himpitan ekonomi yang dialami masyarakat Indonesia saat ini.

2 weeks ago
6











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
