Jakarta, VIVA – Kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu aspek yang kini semakin diperhatikan bukan hanya soal kandungan gizi, tetapi juga status kehalalan makanan.
Bagi sebagian orang, makanan halal mungkin identik dengan kewajiban agama. Namun, di balik itu, konsep halal juga memiliki keterkaitan erat dengan kualitas kesehatan dan gaya hidup yang lebih baik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Berikut sejumlah manfaat makanan halal yang perlu diketahui:
1. Terjamin Kebersihan dan Keamanannya
Makanan halal diproses melalui standar tertentu yang menekankan kebersihan dan higienitas. Mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses produksi, semuanya diawasi agar terhindar dari kontaminasi.
Hal ini secara langsung berdampak pada kesehatan tubuh karena risiko paparan zat berbahaya dapat diminimalkan.
2. Kualitas Nutrisi Lebih Terjaga
Produk halal umumnya berasal dari bahan yang jelas asal-usulnya dan diproses secara baik. Misalnya, daging yang disembelih sesuai syariat akan lebih terjaga kualitasnya karena darah yang berpotensi membawa racun telah dikeluarkan secara optimal. Ini membuat makanan lebih aman dan bernutrisi.
3. Memberikan Rasa Tenang dan Nyaman
Mengonsumsi makanan halal tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga psikologis. Rasa tenang dan nyaman setelah mengonsumsi makanan yang terjamin kehalalannya dapat meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
4. Mendukung Gaya Hidup Sehat Berkelanjutan
Konsep halal mendorong masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih makanan. Kebiasaan ini sejalan dengan tren gaya hidup sehat yang menekankan konsumsi makanan berkualitas, aman, dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Kepala Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hassan, mengingatkan bahwa halal merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.
“Makanan halal bukan sekadar pilihan, tetapi menjadi barrier utama dalam menjaga kualitas hidup,” tegas Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hassan, dalam acara Puncak Festival Syawal 1447 H, di Jakarta, Kamis 30 April 2026.
![]()
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
5. Melindungi Konsumen Secara Menyeluruh
Sertifikasi halal tidak hanya soal label, tetapi juga bentuk perlindungan bagi konsumen. Dengan adanya standar yang jelas, masyarakat dapat mengetahui secara pasti kandungan dan proses suatu produk.
Halaman Selanjutnya
Seiring meningkatnya kesadaran ini, peran industri halal pun semakin signifikan. Berdasarkan laporan global, Indonesia saat ini menempati peringkat ketiga dunia dalam sektor ekonomi Islam, dengan nilai ekspor halal mencapai 64,42 miliar dolar AS pada 2025. Pemerintah pun terus mendorong penguatan pasar domestik dan ekspansi global melalui berbagai program, termasuk fasilitasi branding, standardisasi mutu, hingga business matching internasional.

1 day ago
1



























