Malam Takbiran di Jakarta Dalam Pengawasan Ketat, 1.596 Personel Turun Tangan

6 hours ago 2

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:23 WIB

Jakarta, VIVA – Malam takbiran yang identik dengan euforia menyambut Hari Raya Idul Fitri selalu menjadi momen yang dinanti masyarakat. Namun di balik kemeriahannya, potensi gangguan keamanan hingga lonjakan aktivitas lalu lintas menjadi perhatian serius aparat kepolisian.

Untuk memastikan perayaan tetap berjalan aman dan tertib, Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 1.596 personel gabungan yang disebar di berbagai titik strategis, khususnya di kawasan Monumen Nasional (Monas) dan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, ribuan personel tersebut telah dipetakan sesuai titik rawan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama malam takbiran.

"Personel disebar ke titik-titik ploting untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman dan kondusif," kata Reynold di Jakarta, Jumat, 20 Maret 2026 dikutip Antara.

Ia menjelaskan, kekuatan pengamanan tersebut terdiri dari 1.459 personel Polda Metro Jaya, 124 personel Polres Metro Jakarta Pusat beserta jajaran, serta 13 personel dari instansi terkait seperti Satpol PP dan Dinas Perhubungan.

Seluruh personel, lanjut dia, langsung bergerak menuju lokasi penugasan masing-masing untuk mengawal jalannya pawai obor, kendaraan hias, hingga aktivitas masyarakat yang dipusatkan di kawasan Monas.

Di sisi lain, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga memastikan kesiapan penuh dalam mendukung Operasi Ketupat Jaya 2026. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin menegaskan bahwa seluruh personel harus mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat selama rangkaian Idul Fitri.

“Seluruh rangkaian kegiatan Idul Fitri baik yang dimulai hari ini maupun besok diharapkan berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala yang berarti,” ujar Komarudin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi selama tujuh hari pelaksanaan operasi, pihak kepolisian mencatat adanya tren positif dalam menekan angka kriminalitas. Disebutkan, tingkat kejahatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya turun hingga 38 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun demikian, peningkatan justru terjadi pada angka kecelakaan lalu lintas yang mengalami kenaikan sebesar 12 persen. Kondisi ini menjadi perhatian serius aparat, terutama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.

Halaman Selanjutnya

Saat ini, pengamanan telah memasuki tahap ketiga, yakni fokus pada aktivitas warga yang merayakan Idul Fitri di dalam kota. Polisi pun kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan konvoi kendaraan saat malam takbiran.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |