Mamah Dedeh: Banyak Lelaki Hidung Belang Nikah Siri Mengatasnamakan Agama

2 weeks ago 7

Senin, 23 Februari 2026 - 09:28 WIB

Jakarta, VIVA – Sorotan tajam datang dari Mamah Dedeh terkait maraknya praktik nikah siri yang belakangan kembali jadi perbincangan. Dalam sebuah perbincangan bersama Denny Sumargo, ia secara blak-blakan menyebut banyak lelaki “hidung belang” berlindung di balik dalih agama untuk melegitimasi hasrat pribadi.

Isu ini mengemuka di tengah ramainya pembahasan publik yang sempat menyeret nama Inara Rusli dan Insanul Fahmi. Namun alih-alih fokus pada sosok tertentu, Mamah Dedeh memilih menyoroti fenomena yang menurutnya sudah lama terjadi di masyarakat ini. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam penjelasannya, ia mengakui bahwa secara fikih, Islam memang memperbolehkan laki-laki menikah lagi tanpa izin istri pertama. Akan tetapi, ia mengingatkan bahwa Indonesia memiliki sistem hukum yang berbeda. Seorang suami yang ingin berpoligami wajib memenuhi persyaratan tertentu, termasuk mendapatkan izin dari istri pertama dan keputusan pengadilan.

Menurutnya, celah inilah yang kerap dimanfaatkan oleh sebagian pria untuk mengambil jalan pintas melalui nikah siri. Ia menilai, tidak sedikit yang menjadikan agama sebagai tameng untuk memuaskan nafsu.

"Saat ini banyak laki-laki hidung belang dia mengatasnamakan nikah siri atas nama agama tapi sebetulnya hanya pemuasan birahi semata," kata Mamah Dedeh dalam podcast Denny Sumargo, dikutip Senin 23 Februari 2026. 

Ia menegaskan, pernyataannya bukan sekadar asumsi. Dalam berbagai kasus yang ia temui, perempuan justru menjadi pihak yang paling dirugikan setelah menjalani nikah siri. Ketika hubungan tidak lagi harmonis, banyak perempuan ditinggalkan tanpa perlindungan hukum yang jelas.

"Kenyataannya begitu udah kenyang ditinggal kan? Rugi perempuan," sambungnya.

Lebih lanjut, Mamah Dedeh memaparkan konsekuensi nyata yang bisa dialami perempuan. Mulai dari tidak adanya kepastian nafkah hingga persoalan hak waris apabila suami meninggal dunia. Status anak pun bisa terdampak, terutama dalam urusan perwalian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Enaknya laki-laki udah kenyang ditinggal, kalau dia nggak ngasih nafkah gugat kemana? Kalau dia meninggal nggak dapat harta warisan, kalau anak kita perempuan nggak ada hak untuk jadi wali," tegasnya.

Dengan nada tegas, ia pun mengimbau para perempuan untuk tidak mudah menerima ajakan nikah siri. Baginya, perempuan harus memahami risiko dan menjaga martabat diri.

Halaman Selanjutnya

"Makanya, halo para perempuan kalian jangan mau nikah siri, rugi jadi perempuan, harus punya harga diri kalau perempuan," ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |