Mana Lebih Afdal, Kurban di Sekitar Rumah atau Daerah Lain? Ini Kata Buya Yahya

2 days ago 2

Rabu, 29 April 2026 - 16:50 WIB

Jakarta, VIVA – Menjelang Hari Raya Idul Adha, banyak umat Muslim mulai mempersiapkan ibadah kurban. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, apakah lebih baik berkurban di lingkungan sendiri atau mengirim hewan kurban ke daerah yang jauh. Menanggapi hal tersebut, pendakwah ternama Buya Yahya memberikan penjelasan yang mudah dipahami dan bisa menjadi panduan bagi masyarakat.

Menurut Buya Yahya, keputusan tempat berkurban sebaiknya didasarkan pada kondisi kebutuhan masyarakat di suatu wilayah. Jika ada daerah yang benar-benar membutuhkan bantuan pangan atau mengalami kekurangan, maka mengirimkan hewan kurban ke daerah tersebut bisa menjadi prioritas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan dalam ceramahnya bahwa situasi kebutuhan masyarakat menjadi faktor utama dalam menentukan lokasi penyaluran kurban.

“Tentunya kalau ada memang tempat sangat membutuhkan, kurang makan dan sebagainya ya tentu itu adalah perlu untuk kita utamakan,” jelas Buya Yahya yang dikutip dari YouTube-nya pada Rabu, 29 April 2026. 

Meski mengirim kurban ke daerah lain diperbolehkan, Buya Yahya menekankan bahwa jika kondisi di tempat lain tidak terlalu mendesak, maka sebaiknya kurban dilakukan di lingkungan sendiri. Hal ini bertujuan untuk menciptakan kebersamaan dan semangat berbagi di masyarakat sekitar.

Ia menjelaskan bahwa kurban bisa dilakukan di rumah sendiri atau melalui lembaga seperti masjid dan musala, asalkan prosesnya sesuai dengan aturan syariat.

“Kalau permasalahannya tidak seperti itu ya diupayakan kita berkorban di tempat kita sendiri. Tempat kita bisa rumah kita, bisa lingkungan kita,” jelasnya lagi. 

Namun, ia juga mengingatkan bahwa penyembelihan hewan kurban harus dilakukan oleh orang yang memahami hukum dan tata cara yang benar. Hal ini penting agar daging kurban dapat dibagikan secara adil dan sesuai syariat.

Selain soal lokasi, Buya Yahya juga menyoroti pentingnya menyemarakkan ibadah kurban di lingkungan tempat tinggal. Menurutnya, kurban yang dilakukan di lingkungan sekitar dapat mempererat hubungan sosial antarwarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan bahwa kegiatan kurban yang dilakukan di kampung atau lingkungan sendiri dapat membuat masyarakat merasakan suasana hari raya secara bersama-sama.

“Kami tetap menghimbau semua itu bisa mengadakan korban di tempatnya masing-masing supaya lebih marak di kampungnya,” kata Buya. 

Halaman Selanjutnya

Buya Yahya juga memahami bahwa ada sebagian orang yang memilih mengirim kurban ke tempat lain karena alasan kepercayaan atau pengalaman sebelumnya. Namun, ia menyarankan agar permasalahan tersebut sebaiknya diperbaiki di lingkungan sendiri, bukan langsung memindahkan penyaluran kurban.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |