VIVA – Nama Nowela mungkin masih lekat di ingatan pencinta musik Indonesia. Ia merupakan pemenang Indonesian Idol Season 8 pada 2014. Namun, di balik suara kuat dan kariernya sebagai penyanyi, Nowela ternyata menyimpan perjalanan hidup yang tidak mudah.
Nowela mengungkap dirinya pernah mengalami depresi pada 2021. Kondisi tersebut ternyata berkaitan dengan pengalaman masa kecil ketika dirinya kerap mendapatkan perlakuan berbeda dan menjadi korban bullying karena identitasnya sebagai perempuan Papua.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Saat remaja, Nowela bahkan sempat merasa minder dengan warna kulit dan rambutnya. Ia mengaku tumbuh dengan pandangan negatif terhadap dirinya sendiri akibat perkataan yang diterimanya sejak kecil.
“Traumanya baru di tahun 2021 aku depresi. Aku dibantu sama profesional akhirnya aku konseling. Ternyata salah satu akar depresinya adalah itu diperlakukan berbeda waktu kecil, dibully waktu kecil,” ungkap Nowela yang dikutip dari YouTube Risty Cast pada Rabu, 9 September 2026.
Menurutnya, pengalaman tersebut bukan sekadar ejekan biasa. Ia lebih banyak menerima kekerasan secara verbal yang kemudian memengaruhi cara dirinya memandang diri sendiri hingga dewasa.
Titik baliknya datang ketika Nowela menjalani konseling. Ia mulai belajar menerima dirinya dan melihat identitas Papua yang dimilikinya sebagai sebuah keistimewaan.
“Aku bilang dulu aku malu bilang aku orang Papua karena aku dibully terus. Tapi di PON Papua aku bangga dengan air mata. Aku bilang kalau aku ini hitam kulit keriting rambut aku Papua. Sebuah privilege dari Tuhan, keistimewaan dari Tuhan ketika aku terlahir menjadi perempuan Papua,” kata Nowela.
Pernah Tolak Uang dengan Nilai Fantastis
Menariknya, prinsip yang kini dipegang Nowela juga terlihat dalam perjalanan kariernya sebagai penyanyi. Ia mengaku pernah mendapatkan tawaran kerja sama dengan nominal yang fantastis, tetapi memilih untuk menolaknya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Keputusan tersebut diambil karena produk yang akan dipromosikannya dinilai tidak sesuai dengan nilai yang ia pegang. Nowela tidak ingin popularitasnya justru digunakan untuk memberikan pengaruh yang menurutnya kurang baik kepada generasi muda.
“Aku pernah menolak kerja sama dengan nominal yang fantastis,” kata Nowela.
Halaman Selanjutnya
Ia kemudian menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut. “Karena aku diminta untuk promosikan satu brand yang menurut aku enggak dampaknya baik, terutama untuk anak muda dan generasi muda,” katanya lagi.

4 days ago
10













