Masker N95 Lebih Efektif Tangkal Abu Vulkanik? Begini Kata Perhimpunan Dokter Paru

1 week ago 18

Senin, 7 September 2026 - 10:39 WIB

VIVA – Erupsi gunung api tak hanya memicu gangguan pada aktivitas masyarakat, tetapi juga membawa ancaman bagi kesehatan, terutama sistem pernapasan. Abu vulkanik yang berukuran sangat kecil dapat terhirup hingga masuk ke saluran pernapasan bagian dalam.

Di tengah penyebaran abu vulkanik, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang penting. Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) pun memberikan penjelasan mengenai jenis masker yang dapat memberikan perlindungan lebih optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Pokja Rokok sekaligus anggota Pokja Paru Kerja dan Lingkungan PDPI, DR. dr. Feni Fitriani Taufik, Sp.P(K), mengatakan penggunaan masker apa pun tetap lebih baik dibandingkan tidak mengenakannya sama sekali.

“Menggunakan masker jenis apapun pasti mempunyai efek proteksi yang lebih baik dibandingkan tidak menggunakan masker sama sekali,” kata Feni di Jakarta, Senin 7 September 2026. 

Namun, jika berbicara mengenai tingkat perlindungan, masker N95 disebut memberikan proteksi yang paling maksimal. Masker tersebut dapat meminimalkan celah antara masker dan bagian pipi sehingga potensi kebocoran dari sisi masker lebih kecil.

Menurut Feni, efektivitas perlindungan juga akan semakin baik apabila masker digunakan sesuai dengan aturan pemakaian.

Meski demikian, masker N95 tidak selalu terasa nyaman bagi semua orang. Pemakaian dalam waktu lama bisa menimbulkan sensasi sesak atau seperti dibekap.

Karena itu, Feni mengingatkan masyarakat tidak perlu memaksakan satu jenis masker tertentu jika justru membuat penggunaan menjadi tidak nyaman. Yang terpenting, masyarakat tetap menggunakan masker ketika berada di tengah paparan abu vulkanik.

“Setiap masker ada kelebihan dan kekurangannya, jadi pilih masker yang sesuai, menggunakan masker jenis apapun tetap lebih melindungi daripada tidak pakai masker sama sekali,” ucap Feni.

Bukan Makanan atau Minuman yang Jadi Pelindung Utama

Feni juga meluruskan anggapan mengenai makanan atau minuman tertentu yang disebut mampu melindungi paru-paru dari paparan abu vulkanik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, tidak ada makanan maupun minuman spesifik yang dapat secara langsung memberikan perlindungan terhadap paru-paru dari abu vulkanik.

Sebaliknya, masyarakat disarankan menjaga kondisi tubuh dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, cukup beristirahat, mengonsumsi makanan bergizi, serta memperbanyak minum air putih.

Halaman Selanjutnya

Kebiasaan merokok maupun vaping juga sebaiknya dihindari karena dapat semakin membebani sistem pernapasan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |