VIVA – Mata berair setelah terkena paparan sinar matahari sering kali dianggap sebagai kondisi sepele. Banyak orang mengira mata hanya mengalami kelelahan akibat cahaya yang terlalu terang. Padahal, dalam beberapa kasus, paparan sinar matahari, terutama sinar ultraviolet (UV), dapat menyebabkan iritasi hingga cedera pada permukaan mata yang memerlukan perhatian lebih.
Jika Anda mengalami mata terus berair setelah beraktivitas di bawah terik matahari, jangan langsung mengabaikannya. Produksi air mata yang meningkat sebenarnya merupakan mekanisme alami tubuh untuk melindungi mata dari iritasi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, apabila keluhan disertai nyeri, mata merah, atau penglihatan mulai terganggu, kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya masalah yang lebih serius. Berikut beberapa penyebab mata berair setelah terkena sinar matahari beserta cara mengatasinya, sebagaimana dilansir dari Medline Plus, Jumat, 10 Juli 2026.
Penyebab Mata Berair Setelah Terkena Sinar Matahari
1. Mata Terlalu Sensitif terhadap Cahaya
Paparan sinar matahari yang sangat terang dapat membuat mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya atau dikenal sebagai fotofobia. Ketika hal ini terjadi, mata akan secara otomatis menghasilkan lebih banyak air mata sebagai bentuk perlindungan terhadap permukaan mata.
Selain mata berair, kondisi ini biasanya juga disertai rasa tidak nyaman saat melihat cahaya terang, mata menyipit secara refleks, hingga sensasi perih ringan. Pada sebagian besar kasus, keluhan akan membaik setelah mata diistirahatkan di tempat yang teduh.
2. Iritasi Akibat Angin dan Debu
Paparan sinar matahari sering kali terjadi bersamaan dengan terpaan angin dan debu, misalnya saat mengendarai sepeda motor atau berjalan di luar ruangan. Debu atau partikel kecil yang masuk ke mata dapat mengiritasi permukaan mata sehingga memicu produksi air mata berlebih.
Air mata berfungsi membantu membersihkan benda asing tersebut. Selama tidak ada luka pada mata, keluhan biasanya akan mereda setelah partikel berhasil keluar atau setelah mata dibersihkan dengan benar.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
3. Photokeratitis atau Kornea Terbakar Sinar UV
Paparan sinar ultraviolet dalam intensitas tinggi dapat menyebabkan photokeratitis, yaitu kondisi ketika permukaan kornea mengalami cedera akibat sinar UV. Kondisi ini sering disebut sebagai sunburn pada mata.
Halaman Selanjutnya
Photokeratitis tidak selalu menimbulkan gejala secara langsung. Pada banyak kasus, keluhan baru muncul beberapa jam setelah paparan sinar matahari.

5 days ago
1











