VIVA – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengungkap dua faktor utama yang membuat Macan Kemayoran gagal meraih gelar Super League 2025/2026. Macan Kemayoran harus puas finis di posisi ketiga klasemen akhir dengan 71 poin, tertinggal delapan angka dari Persib Bandung yang keluar sebagai juara.
Mauricio Souza menilai hasil buruk saat bermain di kandang menjadi penyebab terbesar kegagalan Persija dalam perebutan gelar musim ini. Persija tercatat gagal meraih kemenangan dalam lima laga kandang penting, yakni saat menghadapi Malut United, Bali United, Dewa United, Borneo FC, serta kalah dari Arema FC.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dari lima pertandingan tersebut, Persija hanya mengumpulkan empat poin dan kehilangan potensi tambahan 11 angka. Jika mampu menyapu bersih kemenangan di laga kandang tersebut, Persija sebenarnya bisa mengakhiri musim dengan 82 poin dan menjadi juara.
Skuad Persija Jakarta 2025/2026
“Mengenai musim ini, saya rasa kami seharusnya bisa tampil lebih baik saat bermain di kandang. Saya rasa itulah yang menentukan posisi akhir di kompetisi,” kata Mauricio Souza kepada awak media Sabtu, 23 Mei 2026.
Menariknya, Persija justru tampil impresif saat bermain tandang. Rizky Ridho dan kolega menjadi tim dengan kemenangan tandang terbanyak musim ini, yakni 11 kemenangan. Catatan itu lebih baik dibanding Persib yang meraih sembilan kemenangan tandang maupun Borneo FC dengan 10 kemenangan.
Menurut Mauricio, performa tandang yang baik seharusnya menjadi modal kuat untuk bersaing dalam perebutan gelar juara. Namun, kegagalan memaksimalkan laga kandang membuat peluang Persija akhirnya sirna.
“Secara historis, tim yang bermain bagus di luar kandang biasanya memiliki keuntungan besar di kompetisi dan kami adalah tim terbaik saat bermain tandang,” ujar Mauricio Souza.
Selain kehilangan banyak poin di kandang, Mauricio juga menyesali seringnya pemain Persija mendapat kartu merah sepanjang musim. Situasi tersebut dinilai sangat merugikan tim karena beberapa kali Persija harus bermain dengan 10 pemain di pertandingan penting.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Belum lagi beberapa pertandingan di mana ada pemain kami yang terkena kartu merah, yang akhirnya merugikan kami,” katanya.
Mauricio berharap Persija bisa memperbaiki performa kandang pada musim depan sambil mempertahankan konsistensi saat bermain tandang. Dengan kombinasi tersebut, pelatih asal Brasil itu optimistis Persija mampu kembali bersaing dalam perebutan gelar juara Super League musim depan.
Frans Putros Kehilangan HP di Tengah Kerumunan saat Konvoi Juara Persib
Ponsel pemain Persib Bandung, Frans Putros, dilaporkan hilang di tengah kerumunan saat mengikuti konvoi juara Super League 2025/2026 di Kota Bandung Minggu, 24 Mei 2026.
VIVA.co.id
24 Mei 2026

5 hours ago
3
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3432220/original/050867700_1618724332-hush-naidoo-yo01Z-9HQAw-unsplash.jpg)