Mauricio Souza: Persija Adalah Tim Terbaik saat Bermain Tandang!

4 hours ago 3

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:02 WIB

VIVA – Persija Jakarta gagal meraih gelar Super League 2025/2026 meski tampil impresif dalam laga tandang sepanjang musim. Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengaku heran timnya gagal menjadi juara padahal Macan Kemayoran menjadi tim dengan raihan poin tandang terbaik di kompetisi.

Persija mengakhiri musim di posisi ketiga klasemen akhir dengan 71 poin, tertinggal delapan angka dari Persib Bandung yang keluar sebagai juara. Mauricio menilai kegagalan memaksimalkan laga kandang menjadi faktor utama yang membuat timnya gagal bersaing hingga akhir musim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persija tercatat gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan kandang penting musim ini. Macan Kemayoran hanya bermain imbang saat menghadapi Malut United, Bali United, Dewa United, dan Borneo FC, serta kalah dari Arema FC.

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza

Dari lima laga tersebut, Persija hanya meraih empat poin dan kehilangan potensi tambahan 11 angka. Andai mampu menyapu bersih kemenangan, Persija sebenarnya bisa mengoleksi 82 poin dan melewati Persib di klasemen akhir.

“Mengenai musim ini, saya rasa kami seharusnya bisa tampil lebih baik saat bermain di kandang. Saya rasa itulah yang menentukan posisi akhir di kompetisi,” kata Mauricio Souza kepada awak media, Sabtu 23 Mei 2026.

Di sisi lain, Persija justru tampil sangat konsisten dalam laga tandang. Rizky Ridho cs menjadi tim dengan kemenangan tandang terbanyak musim ini dengan 11 kemenangan. Jumlah tersebut lebih baik dibanding Persib yang mencatat sembilan kemenangan tandang maupun Borneo FC dengan 10 kemenangan.

Mauricio Souza menilai secara historis tim yang kuat saat bermain di luar kandang biasanya memiliki peluang besar menjadi juara. Karena itu, ia mengaku kecewa Persija tetap gagal finis di posisi teratas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Secara historis, tim yang bermain bagus di luar kandang biasanya memiliki keuntungan besar di kompetisi dan kami adalah tim terbaik saat bermain tandang. Kami meraih poin terbanyak di laga tandang,” ujarnya.

Selain masalah performa kandang, Mauricio juga menyoroti absennya sejumlah pemain penting dan banyaknya kartu merah yang diterima Persija sepanjang musim. Menurutnya, kondisi tersebut beberapa kali merugikan tim dalam pertandingan krusial.

Halaman Selanjutnya

“Belum lagi beberapa pertandingan di mana ada pemain kami yang terkena kartu merah, yang akhirnya merugikan kami,” tutup Mauricio Souza.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |