VIVA – Perjalanan panjang MAXI Tour Boemi Nusantara (MTBN) 2026 akhirnya mencapai penghujung rangkaian. Setelah melewati sembilan etape, ekspedisi touring bersama jajaran skutik premium MAXI Yamaha tersebut berhasil menjelajahi berbagai wilayah Indonesia dari bagian barat hingga timur.
Tidak sekadar menjadi perjalanan menggunakan sepeda motor, MTBN 2026 juga menjadi sarana untuk mengenal lebih dekat kekayaan alam, budaya, sejarah, serta potensi wisata di berbagai daerah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Secara keseluruhan, perjalanan ini menempuh lebih dari 3.300 kilometer, melintasi 36 kota dan kabupaten di enam pulau, yakni Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, Kalimantan, dan Sulawesi.
Touring Jarak Jauh Sekaligus Eksplorasi Indonesia
Perjalanan MTBN 2026 dirancang dengan konsep touring eksplorasi. Setiap etape memiliki karakter tersendiri, mulai dari jalur pegunungan, kawasan perkotaan, pesisir, hingga medan dengan banyak tanjakan dan tikungan.
Rute yang panjang tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk menguji performa, kenyamanan, dan daya tahan jajaran skutik MAXI Yamaha dalam menghadapi berbagai kondisi perjalanan.
Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg., Rifki Maulana, mengatakan MTBN 2026 juga menjadi bentuk apresiasi kepada berbagai pihak yang mendukung perjalanan tersebut.
“Melalui MTBN, kami ingin semakin mempertegas image MAXI Yamaha sebagai skutik ‘Raja Touring’, karena tidak hanya memiliki performa dan durabilitas yang mumpuni, tetapi juga dilengkapi berbagai fitur unggulan yang sangat mendukung kenyamanan perjalanan jarak jauh," kata Rifki Maulana.
Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat citra MAXI Yamaha sebagai kendaraan yang mendukung perjalanan jarak jauh sekaligus membantu memperkenalkan potensi wisata dan budaya daerah.
Etape 1 Membuka Perjalanan dari Danau Toba
Perjalanan diawali dari Danau Toba, Sumatera Utara. Peserta menyusuri kawasan Toba dan Pulau Samosir dengan melewati sejumlah lokasi seperti Balige, Meat, Tele, Pangururan, Bukit Holbung, hingga Sibeabea.
Jalur yang dilewati menghadirkan kombinasi tanjakan, turunan, serta tikungan dengan panorama kaldera Danau Toba.
Tidak hanya menikmati pemandangan, peserta juga mendapat kesempatan mengenal lebih dekat kehidupan serta budaya masyarakat Batak melalui sejumlah perkampungan adat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bengkulu Menggabungkan Wisata Alam dan Sejarah
Etape kedua membawa rombongan menuju Bengkulu. Perjalanan kali ini menawarkan kombinasi kawasan dataran tinggi dan pesisir.
Halaman Selanjutnya
Beberapa destinasi yang disinggahi antara lain Sungai Trokon, Pantai Sungai Suci, serta kawasan Kebun Teh Kepahiang.

2 weeks ago
29













