Menbud Fadli Zon soal Wacana Ayah dan Kakek Prabowo Jadi Pahlawan Nasional

1 week ago 4

Kamis, 3 September 2026 - 12:44 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon buka suara terkait wacana Sumitro Djojohadikusumo dan Margono Djojohadikusumo menjadi pahlawan nasional. Adapun Sumitro dan Margono merupakan ayah dan kakek dari Presiden Prabowo Subianto.

Sebagai Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK), Fadli mengatakan telah bertemu dengan Prabowo. Dia mengaku melaporkan seluruh masukan dari kementerian, lembaga, dan masyarakat terkait tokoh-tokoh yang dinilai layak mendapat tanda jasa dan kehormatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini untuk tanda jasa, tanda kehormatan dari berbagai bidang. Baik itu tokoh-tokoh masyarakat, tokoh seniman budayawan, mungkin ada tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang,” kata Fadli dikutip Kamis 3 September 2026.

“Misalnya medical atau yang lain-lain, yang satgas atau yang lainnya yang mempunyai jasa. Masukan-masukan ini saya harus sampaikan kepada Presiden dan nantinya akan ditimbang kembali,” tambahnya.

Namun, dia mengatakan pembahasan mengenai tokoh pahlawan nasional masih dalam proses. Nama-nama tersebut akan diumumkan pada Hari Pahlawan nanti.

“Kalau pahlawan nasional nanti bulan November, meskipun prosesnya sedang berlangsung,” jelas Fadli.

Fadli menyebut sekitar ratusan orang masuk daftar usulan untuk diajukan sebagai pahlawan nasional. Dia menegaskan pemberian gelar pahlawan nasional juga berasal dari usulan di bawah.

“Ada tim peneliti, TP2GD namanya, peneliti daerah. Kemudian ada TP2GP pusat ya, tim peneliti di pusat yang itu di bawah Kementerian Sosial,” kata dia.

“Baru kemudian akan diserahkan kepada dewan gelar tanda jasa tanda kehormatan untuk kita kaji lagi dan nanti diserahkan kepada Presiden,” tambah Fadli.

Meski demikian, dia mengaku tidak tahu apakah nama Sumitro dan Margono masuk dalam daftar tokoh yang diusulkan atau tidak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mungkin saja ada, tapi setahu saya sih tidak. Belum ada di dalam daftar kita,” ungkap Fadli.

tvOnenews/Syifa Aulia

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin

Prabowo Minta Maaf Tak Hadir di KTT Rusia-ASEAN: Saya Bayar Utang Hadir di Vladivostok

Prabowo juga menyinggung ketidakhadirannya dalam KTT Peringatan ASEAN-Rusia ke-30. Ia meminta maaf kepada Putin karena ada persoalan dalam negeri saat agenda tersebut.

img_title

VIVA.co.id

3 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |