VIVA – Pasar HP bekas di Indonesia pada September 2026 semakin menarik untuk diperhatikan. Salah satu segmen yang mulai banyak dilirik bukan lagi HP lawas dengan harga semurah mungkin, melainkan perangkat mid-range generasi 2024–2025 yang kini mulai turun harga setelah melewati masa pemakaian sekitar satu hingga dua tahun.
Alasannya cukup sederhana. Perangkat kelas menengah beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan spesifikasi yang cukup signifikan. Layar AMOLED 120Hz, kamera dengan OIS, konektivitas 5G, NFC, baterai besar, hingga chipset 4nm tidak lagi menjadi fitur yang hanya mudah ditemukan pada HP mahal.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kondisi tersebut membuat HP bekas generasi 2024–2025 memiliki posisi menarik. Konsumen bisa mendapatkan spesifikasi yang masih terasa modern tanpa harus membayar harga perangkat baru.
Layar 120Hz Sudah Menjadi Standar Menarik
Perubahan paling mudah terlihat ada pada sektor layar. HP mid-range generasi baru semakin banyak menggunakan panel AMOLED dengan refresh rate 120Hz.
Samsung Galaxy A55 5G, misalnya, membawa layar Super AMOLED 6,6 inci dengan refresh rate tinggi, sementara Galaxy A35 5G juga menggunakan panel Super AMOLED 120Hz dengan tingkat kecerahan hingga 1.000 nits. Samsung turut membekali kedua perangkat tersebut dengan perlindungan terhadap air dan debu melalui sertifikasi IP67.
Bagi pembeli HP bekas, fitur tersebut cukup penting. Layar 120Hz membuat scrolling media sosial, navigasi antarmuka, hingga bermain game terasa lebih mulus dibandingkan perangkat lama yang masih mengandalkan 60Hz.
Menariknya, standar ini tidak hanya ditemukan pada Samsung. Redmi Note 13 Pro 5G membawa layar AMOLED 1,5K dengan refresh rate 120Hz. Artinya, konsumen di kelas menengah bahkan bisa memperoleh resolusi layar yang lebih tinggi sekaligus refresh rate tinggi.
Kamera OIS Mulai Banyak Ditemukan
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Perubahan besar lainnya ada pada kamera. Beberapa HP mid-range generasi 2024–2025 sudah menawarkan optical image stabilization atau OIS, fitur yang sebelumnya lebih identik dengan smartphone kelas atas.
Redmi Note 13 Pro 5G menjadi salah satu contoh menarik. Xiaomi membekalinya dengan kamera utama 200 MP yang dilengkapi OIS dan sensor berukuran 1/1,4 inci. Perangkat ini juga menggunakan Snapdragon 7s Gen 2 berbasis proses 4nm.
Halaman Selanjutnya
Sementara itu, POCO X6 menawarkan kamera utama 64 MP dengan OIS, layar AMOLED 120Hz, Snapdragon 7s Gen 2, baterai 5.100 mAh, serta pengisian cepat 67W.

1 week ago
21













