VIVA – Kepergian Rachmat Gobel menjadi kabar duka yang mengguncang dunia usaha sekaligus politik Indonesia. Sosok yang dikenal sebagai pengusaha sukses, mantan Menteri Perdagangan, hingga Wakil Ketua DPR RI itu meninggal dunia pada Jumat, 10 Juli 2026 pukul 03.20 WIB di Jakarta.
Di balik namanya yang identik dengan Panasonic, ternyata perjalanan hidup Rachmat Gobel menyimpan banyak fakta menarik. Ia bukan hanya penerus kerajaan bisnis keluarga Gobel, tetapi juga tokoh yang berhasil membawa perusahaan nasional berkembang ke level internasional sebelum akhirnya mengabdikan diri di pemerintahan dan parlemen.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kabar wafatnya pun langsung mengundang belasungkawa dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat negara, pelaku usaha hingga masyarakat luas.
Ketua Komisi XIII DPR RI Fraksi NasDem Willy Aditya menyampaikan bahwa jenazah Rachmat Gobel akan disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka di Jalan Supomo No. 55A, Jakarta Selatan, sebelum dimakamkan di Gorontalo.
Anak Pendiri Grup Gobel yang Ditempa Sejak Kecil
Tak banyak yang mengetahui bahwa Rachmat Gobel merupakan putra laki-laki satu-satunya dari pendiri Grup Gobel, almarhum Drs. H. Thayeb Mohammad Gobel, sosok pelopor industri elektronik Indonesia.
Lahir di Jakarta pada 3 September 1962, Rachmat tumbuh dengan didikan disiplin. Meski berasal dari keluarga pengusaha besar, ayahnya tidak membiarkan ia hidup bermewah-mewahan.
Setiap liburan sekolah, Rachmat diwajibkan bekerja di pabrik milik keluarga seperti karyawan biasa. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting yang membentuk karakter kepemimpinannya di masa depan.
Setelah menyelesaikan pendidikan di Chuo University, Tokyo, Jepang pada 1987, ia kembali ke Indonesia untuk mengembangkan bisnis keluarga.
Berhasil Membesarkan Grup Gobel
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kariernya di Grup Gobel dimulai sebagai Asisten Presiden Direktur PT National Gobel pada 1989. Kariernya berkembang sangat cepat. Pada 1991 ia dipercaya menjadi anggota Dewan Direksi, kemudian dua tahun berselang menjabat Wakil Presiden Direktur PT National Gobel sekaligus Presiden Direktur PT National Panasonic Gobel yang kini dikenal sebagai Panasonic Gobel Indonesia.
Di bawah kepemimpinannya, Grup Gobel berhasil melewati krisis ekonomi 1998 sekaligus memperkuat kerja sama strategis dengan Panasonic Jepang.
Halaman Selanjutnya
Tak hanya fokus di elektronik, Grup Gobel juga berkembang ke berbagai sektor lain seperti:

5 days ago
2











