VIVA – Era 1990-an menjadi salah satu periode yang sulit dilupakan dalam perjalanan musik Indonesia. Saat itu, lagu-lagu bernuansa rock, pop rock, hingga slow rock begitu lekat dengan keseharian anak muda. Nama-nama seperti Nike Ardilla hingga Poppy Mercury pun menjadi bagian dari generasi penyanyi yang menghiasi industri musik Tanah Air pada masa tersebut.
Ya, selain Nike, salah satu sosok yang meninggalkan jejak kuat adalah Poppy. Penyanyi bernama asli Poppy Yusfidawaty itu dikenal sebagai lady rocker dengan karakter vokal khas dan lagu-lagu bernuansa emosional. Meski perjalanan kariernya berlangsung relatif singkat, namanya tetap dikenang hingga kini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Mengawali Karier dari Dunia Musik
Poppy Mercury lahir di Bandung pada 15 November 1972. Ketertarikannya terhadap musik sudah terlihat sejak masih bersekolah. Selain gemar bernyanyi, Poppy juga diketahui memiliki kemampuan memainkan alat musik seperti piano dan gitar.
Ia menempuh pendidikan di SD Padjajaran Bandung, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 9 Bandung dan SMA Korpri Bandung. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Poppy tidak meneruskan kuliah dan memilih bekerja di Bank BCA selama beberapa tahun.
Di tengah kesibukannya bekerja, kecintaannya terhadap musik tetap berkembang. Poppy kemudian bergabung dengan Band AS BCA bersama sahabatnya, Moudy Wilhelmina. Dari sinilah langkahnya menuju industri musik profesional semakin terbuka.
Nama panggung Poppy Mercury sendiri terinspirasi dari sosok Freddie Mercury, vokalis legendaris Queen yang menjadi salah satu penyanyi rock idolanya.
Namanya Mulai Dikenal pada Awal 1990-an
Perjalanan Poppy sebagai penyanyi profesional dimulai pada 1990. Setelah sempat mengalami penolakan dari sejumlah label rekaman, ia akhirnya mendapatkan kesempatan untuk berkarier bersama Akurama Record.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pada tahun yang sama, Poppy merilis single berjudul "Terlalu Pagi". Setelah itu, kariernya berkembang semakin pesat dan ia mulai menghasilkan sejumlah karya yang kemudian dikenal oleh pencinta musik pada masanya.
Salah satu momen penting dalam perjalanan karier Poppy terjadi ketika ia berduet dengan penyanyi asal Malaysia, Saleem Iklim. Keduanya membawakan lagu "Fantasia Bulan Madu" dan "Suci Dalam Debu" pada 1991.
Halaman Selanjutnya
Kolaborasi tersebut ikut memperluas popularitas Poppy di tengah kuatnya pasar musik Melayu dan slow rock pada era tersebut.

1 week ago
22













