Jakarta, VIVA – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus mengecil.
Hal itu disampaikan Raja Juli usai meninjau lokasi karhutla di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dia mengatakan secara nasional pusat karhutla masih berada Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Riau dan Jambi. Riau menurutnya menempati urutan kedua dari bawah di atas Jambi.
"Riau menempati urutan kedua dari bawah yang angkanya terus mengecil di atas Jambi karena wilayahnya cukup kecil. Di Riau konsentrasinya masih di Pelalawan Bengkalis Siak dan Indragiri," ucap Raja Juli, Jumat, 28 Agustus 2026.
Dia mengaku sudah mengecek karhutla di Kerumutan dan mengklaim apinya sudah padam. Akan tetapi karena alaminya adalah gambut maka masih ada asap yang keluar dari beberapa titik sehingga proses pendinginan masih dilanjutkan.
"Suaka Margasatwa Kerumutan sudah dilihat ada sekat kanal seperti cincin semuanya sudah teratasi. Karena nature-nya adalah gambut harus ditangani dengan serius karena bisa jadi titik api lagi," tutur dia.
Dia juga menyampaikan bahwa pihaknya datang ke Provinsi Riau setelah berkoordinasi dengan Presiden Prabowo Subianto. Dirinya ditugaskan apakah arahan presiden di Provinsi Riau sudah dilaksanakan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Tadi sudah dicek bersama-sama apa yang menjadi arahan sudah dieksekusi dan dikerjakan oleh gubernur, Kapolda dan Pangdam," ungkap Raja Juli.
Dengan begitu, Raja Juli menilai Riau bisa menjadi teladan bagaimana kolaborasi lembaga dan instansi berjalan dengan baik sekali. (Ant)
Prabowo Minta BRIN Kembangkan Teknologi Atasi Karhutla
Arahan Presiden Prabowo tersebut menjadi dasar bagi BRIN untuk mencari dan mengembangkan solusi berbasis teknologi yang dapat digunakan dalam penanganan karhutla
VIVA.co.id
28 Agustus 2026

2 weeks ago
16













