VIVA –Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin resmi masuk dalam bursa calon Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (Dirjen WHO). Mengutip laman resmi WHO, Senin 24 Agustus 2026, Budi akan bersaing dengan tiga orang lainnya dari sejumlah negara.
Budi diajukan oleh Indonesia sebagai calon Dirjen WHO. Namun di sisi lain, WHO menyebut nama-nama tersebut masih berstatus prospective candidates. Daftar dan status pencalonan akan diperbaharui setelah WHO secara resmi mempublikasikan seluruh kandidat dan proposal pencalonannya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Halaman ini menyediakan informasi mengenai individu yang diusulkan untuk menduduki jabatan Direktur Jenderal WHO. Sebelum daftar resmi kandidat dan usulan tersebut dipublikasikan, calon kandidat dapat dicantumkan terlebih dahulu di situs web WHO. Setelah daftar kandidat dan usulan resmi dipublikasikan, halaman ini akan diperbarui untuk mencerminkan status pencalonan masing-masing kandidat," demikian keterangan resmi dari situs WHO.
Sementara itu, tiga kandidat lainnya yang akan bersaing dengan Menkes Budi antara lain sebagai berikut:
1. Dr. Hanan Mohammed Al Kuwari, diajukan oleh Qatar
Melansir laman Academic Health System Qatar, Dr Hanan merupakan Menteri Kesehatan Masyarakat Negara Qatar dan juga menjabat sebagai Direktur Utama Hamad Medical Corporation (HMC), penyedia layanan rumah sakit nasional utama di Qatar.
H.E. Dr. Hanan Mohamed Al Kuwari merupakan Ketua Dewan Direksi Qatar Biobank serta Ketua Dewan Penasihat Internasional Academic Health System dan Dewan Penasihat Internasional Hamad Healthcare Quality Institute. Ia juga memimpin sejumlah komite lainnya di Kementerian Kesehatan Masyarakat. Selain itu, beliau merupakan anggota Dewan Gubernur Sidra serta Dewan Direksi Qatar Foundation for Social Work.
2. Dr Hanan Balkhy, diajukan oleh Arab Saudi
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Melansir situs resmi WHO, saat ini menjabat sebagai Direktur Regional WHO untuk Mediterania Timur. Dirinya dipilih oleh Dewan Eksekutif WHO pada Januari 2024. Beliau mulai menjalankan tugasnya pada 1 Februari 2024.
Sebelumnya, Dr. Balkhy menjabat sebagai Asisten Direktur Jenderal WHO untuk Resistansi Antimikroba di kantor pusat WHO.
Sebelum menduduki posisi tersebut, beliau menjabat sebagai Direktur Eksekutif Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Kementerian Garda Nasional Arab Saudi. Beliau juga memimpin Pusat Pengendalian Infeksi Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) serta Pusat Kolaborasi WHO untuk Pencegahan dan Pengendalian Infeksi dan Resistansi Antimikroba di Arab Saudi.
Halaman Selanjutnya
3. Dr. Hans Henri P. Kluge, diajukan oleh Belgia

5 hours ago
4
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

