Menkeu Purbaya Bocorkan Rencana Pertalite Dibatasi, Desil 10 Bakal Jadi Sasaran Awal

4 hours ago 4

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membocorkan rencana pemerintah untuk membatasi pembelian Pertalite bagi masyarakat yang masuk kelompok desil 9-10.

Namun, pembatasan tersebut tidak langsung diterapkan kepada seluruh masyarakat yang berada di dua kelompok tersebut. Pemerintah disebut akan memulai kebijakan dengan menyasar masyarakat yang masuk desil 10.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Purbaya mengatakan pembatasan pembelian Pertalite tersebut kemungkinan mulai diterapkan dalam beberapa bulan ke depan. Sebelumnya, ia sempat menyampaikan bahwa kebijakan tersebut ditargetkan berjalan sebelum pergantian tahun.

“Nggak diperketat. Cuma akan dipastikan nanti yang saya tahu ya, supaya tepat sasaran. Mungkin kita akan coba nanti berapa bulan ke depan, yang Desil 10, kita batasin dulu,” ujar Purbaya saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2026.

Pernyataan tersebut menjadi gambaran terbaru mengenai arah kebijakan pemerintah dalam mengatur penyaluran BBM bersubsidi, khususnya Pertalite.

Pemerintah Hitung Potensi Penghematan Subsidi

Purbaya menyebut pembatasan pembelian Pertalite bagi kelompok masyarakat tertentu berpotensi menghemat anggaran pemerintah yang selama ini dialokasikan untuk subsidi BBM.

Meski demikian, pemerintah masih melakukan penghitungan terhadap besaran penghematan yang bisa diperoleh dari kebijakan tersebut.

“Nanti ada penghematan, kita masih menghitung. Kira-kira sepersepuluhnya kalau nggak salah,” ujar Purbaya.

Dengan skema awal yang menyasar desil 10, pemerintah akan melihat pelaksanaan kebijakan tersebut sebelum menentukan langkah berikutnya terhadap kelompok masyarakat lainnya.

Rencana tersebut juga berkaitan dengan upaya pemerintah memastikan subsidi BBM diterima masyarakat yang memang membutuhkan.

Bahlil: Pembatasan Desil 9-10 Masih Dikaji

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan rencana pembatasan pembelian Pertalite untuk masyarakat kelompok desil 9-10 masih dalam tahap kajian.

Bahlil menegaskan, selama belum ada keputusan berdasarkan hasil kajian, mekanisme pembelian Pertalite masih berjalan seperti biasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembatasan Pertalite, sekarang kan kita masih dalam kajian, lagi dikaji. Sekarang masih kalau sampai dengan keputusan kajian belum ada, masih seperti sekarang ini,” ujar Bahlil dalam acara Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

Artinya, sampai keputusan resmi ditetapkan, belum ada perubahan terhadap mekanisme pembelian Pertalite yang berlaku saat ini.

Halaman Selanjutnya

Bus dan Truk Masih Dapat Kuota 200 Liter

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |