Jakarta, VIVA – Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul menargetkan puluhan gedung permanen Sekolah Rakyat di berbagai daerah selesai pada akhir Juni 2026. Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di seluruh Indonesia.
Gus Ipul menyebut, pembangunan Sekolah Rakyat permanen tengah berlangsung di puluhan lokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Yang sudah dalam proses pembangunan (Sekolah Rakyat permanen) ada 93 titik. Target yang selesai akhir Juni ini 60-an,” ujar dia, Selasa 16 Juni 2026.
Meski sebagian besar proyek masih berjalan, pemerintah menargetkan jumlah gedung permanen yang dapat diselesaikan sepanjang tahun 2026 mencapai 104 unit.
Ia menilai progres pembangunan secara umum masih sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dan belum menghadapi hambatan berarti yang berpotensi mengganggu target penyelesaian.
“Yang bisa menjelaskan lebih detail itu Kementerian PU. Tapi secara umum berjalan sesuai dengan rencana,” kata Gus Ipul
Khusus di Sumatera Utara, terdapat lima lokasi pembangunan Sekolah Rakyat permanen yang sedang dikerjakan. Kelima titik tersebut berada di Kabupaten Deli Serdang, Kota Medan, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kota Padang Sidempuan.
Menurutnya, perkembangan pembangunan paling signifikan saat ini berada di Kota Medan dibandingkan daerah lainnya di Sumatera Utara.
“Saat ini pembangunannya sedang berjalan semua. Tapi paling tinggi persentasenya Kota Medan,” ucapnya.
Ke depan, Kementerian Sosial (Kemensos) berencana meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat menjangkau lebih banyak wilayah. Langkah tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan gubernur, bupati, dan wali kota guna memperluas ketersediaan sekolah di tingkat kabupaten dan kota.
Pemerintah berharap ke depan setidaknya terdapat Sekolah Rakyat permanen di setiap daerah sebagai bagian dari pemerataan akses pendidikan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain fokus pada pembangunan fisik sekolah, pemerintah juga menargetkan peningkatan jumlah peserta didik yang bergabung dalam program tersebut. Pada tahun ini, jumlah siswa Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia disebut telah melampaui 45 ribu orang.
“Tahun ini udah lebih 45 ribu siswa sekolah rakyat di seluruh Indonesia. Tahun depan sudah lebih 100.000. Tahun 2028, semoga sudah lebih dari 200.000. Itu perencanaan kami,” kata Gus Ipul.
Menteri Dody Pastikan Bangunan SR Fungsional Juli 2026, Pekerja Janji Bekerja Maksimal
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, melakukan inspeksi mendadak ke lokasi proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) 2 di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, kemarin.
VIVA.co.id
15 Juni 2026

6 hours ago
3














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)