VIVA – Arsenal akhirnya memastikan diri menjadi juara Premier League 2025/2026 sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun tanpa gelar Liga Inggris.
Kepastian itu didapat setelah Manchester City gagal meraih kemenangan saat bertandang ke markas Bournemouth di Vitality Stadium, Rabu dini hari WIB, 20 Mei 2026. Dalam laga tersebut, City hanya mampu bermain imbang 1-1 meski sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Eli Junior Kroupi sebelum diselamatkan Erling Haaland pada masa injury time.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hasil itu membuat koleksi poin Manchester City tak lagi mampu mengejar Arsenal yang kokoh di puncak klasemen dengan satu pertandingan tersisa.
Bagi Arsenal, gelar ini menjadi yang pertama sejak era “Invincibles” musim 2003/2004 dan sekaligus trofi Liga Inggris ke-14 sepanjang sejarah klub.
Gelandang Arsenal, Mikel Merino
Photo :
- REUTERS/Chris Radburn
Kesuksesan tersebut juga menjadi titik puncak proyek panjang Mikel Arteta bersama Arsenal. Setelah beberapa musim selalu gagal di momen krusial, The Gunners akhirnya mampu melewati tekanan dan menjaga konsistensi hingga akhir musim.
Perjalanan Arsenal menuju tangga juara musim ini pun berlangsung penuh drama. Mulai dari jadwal berat di awal musim, krisis striker, kritik terhadap gaya bermain, hingga tudingan kembali gagal saat memasuki fase penentuan.
Berikut tahapan perjalanan Arsenal hingga akhirnya berhasil menjuarai Premier League 2025/2026.
Arsenal Langsung Dihantam Jadwal Neraka
Premier League 2025/2026 belum genap berjalan satu bulan ketika Arsenal sudah dipaksa menghadapi Manchester United, Liverpool, Manchester City, dan Newcastle United.
Arteta sadar timnya tidak boleh kehilangan arah sejak awal musim. Karena itu Arsenal tampil jauh lebih pragmatis dibanding musim-musim sebelumnya.
Hasilnya cukup efektif. Arsenal menang 1-0 atas Manchester United pada 17 Agustus 2025 lewat skema bola mati yang kemudian menjadi senjata utama mereka sepanjang musim.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun mereka kalah 0-1 dari Liverpool di Anfield pada 31 Agustus setelah Dominik Szoboszlai mencetak gol penentu kemenangan. Saat menghadapi Manchester City pada 21 September, Arsenal berhasil mencuri hasil imbang 1-1. Seminggu kemudian, mereka menang dramatis 2-1 di markas Newcastle United.
Empat laga besar itu menghasilkan tujuh poin penting yang menjadi fondasi Arsenal dalam perburuan gelar.
Halaman Selanjutnya
Emirates Berubah Jadi Benteng Tak Tertembus

5 hours ago
1
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3432220/original/050867700_1618724332-hush-naidoo-yo01Z-9HQAw-unsplash.jpg)