Milenial Sudah Jenuh Jadi Karyawan? Ini 7 Bisnis yang Bisa Dimulai Tanpa Harus Langsung Resign

1 week ago 10

Kamis, 3 September 2026 - 00:10 WIB

VIVA – Rasa bosan dengan rutinitas pekerjaan kantoran bukan hal yang asing bagi banyak milenial. Bertahun-tahun menjalani pekerjaan yang sama, menghadapi perjalanan menuju kantor, rapat, target, hingga tenggat waktu dapat membuat sebagian orang mulai berpikir untuk memiliki sumber penghasilan sendiri.

Namun, keinginan menjadi pengusaha sering kali terbentur rasa khawatir. Resign berarti kehilangan pendapatan bulanan yang selama ini menjadi pegangan, sementara bisnis membutuhkan waktu untuk berkembang. Karena itu, Anda tidak harus langsung meninggalkan pekerjaan hanya karena mulai merasa jenuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu strategi yang lebih aman adalah membangun bisnis sampingan terlebih dahulu. Dengan memanfaatkan waktu setelah bekerja atau akhir pekan, Anda dapat menguji ide bisnis, mencari pelanggan pertama, sekaligus mengetahui apakah usaha tersebut benar-benar memiliki potensi sebelum mengambil keputusan untuk resign.

Berikut ragam ide bisnis yang bisa dicoba, sebagaimana dihimpun Viva pada Kamis, 3 September 2026.

1. Jasa Kelola Media Sosial

Media sosial sudah menjadi bagian penting dalam pemasaran bisnis. Namun, tidak semua pemilik usaha memiliki waktu atau kemampuan untuk membuat konten secara rutin. Kondisi tersebut bisa menjadi peluang bisnis bagi Anda yang memiliki kemampuan membuat konten, menulis caption, mengambil foto produk, atau mengelola akun media sosial.

Anda dapat menawarkan jasa pengelolaan Instagram, TikTok, maupun platform lainnya kepada UMKM. Agar tidak mengganggu pekerjaan utama, mulailah dengan satu atau dua klien terlebih dahulu.

2. Bisnis Makanan Pre Order

Bisnis makanan tidak selalu mengharuskan Anda membuka restoran atau menyewa tempat. Sistem pre order dapat menjadi alternatif bagi karyawan yang ingin mencoba bisnis dengan modal lebih terkendali. Anda bisa menjual makanan yang sesuai dengan kemampuan memasak, seperti rice bowl, dessert, camilan, kue, atau makanan beku. Pesanan dikumpulkan terlebih dahulu sehingga produksi dapat disesuaikan dengan jumlah permintaan. Model ini juga memungkinkan Anda berjualan pada hari tertentu, misalnya setiap Jumat atau akhir pekan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Menjadi Reseller atau Dropshipper

Jika Anda belum memiliki produk sendiri, reseller dan dropshipper dapat menjadi cara sederhana untuk belajar menjalankan bisnis. Anda tidak harus langsung membeli stok dalam jumlah besar. Pilih produk yang memiliki pasar jelas, kemudian manfaatkan marketplace dan media sosial sebagai saluran penjualan.

Halaman Selanjutnya

Kunci utamanya adalah memilih produk yang memang memiliki permintaan serta mencari pemasok yang dapat dipercaya. Dari bisnis ini, Anda juga bisa belajar mengenai pemasaran, pelayanan pelanggan, hingga pengelolaan pesanan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |