MotoGP Terancam Batal Digelar di Qatar, Bos Besar MotoGP Akui Situasi Sulit Akibat Konflik Timur Tengah

3 days ago 2

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:00 WIB

VIVA – Rencana penyelenggaraan MotoGP Qatar 2026 kini berada dalam situasi yang tidak pasti. Konflik bersenjata yang memanas di kawasan Timur Tengah membuat penyelenggara MotoGP mulai mempertimbangkan berbagai kemungkinan terkait balapan yang dijadwalkan berlangsung pada 10–12 April 2026 di Sirkuit Lusail.

CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, mengakui bahwa kondisi saat ini menyulitkan pihaknya untuk memastikan apakah balapan tersebut bisa digelar sesuai jadwal. Meski demikian, ia menegaskan bahwa MotoGP tidak akan mencari sirkuit pengganti apabila Qatar benar-benar tidak memungkinkan menjadi tuan rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan tersebut disampaikan Ezpeleta saat menghadiri sebuah acara Estrella Galicia di Madrid pada Rabu waktu setempat. Ia mengatakan pihaknya masih terus berkomunikasi dengan penyelenggara di Qatar sejak situasi terbaru di kawasan tersebut berkembang.

“Kami selalu punya rencana cadangan. Untuk sekarang kami masih menunggu perkembangan. Saya belum bisa memastikan apakah kami tidak akan pergi ke sana,” ujar Ezpeleta dalam keterangannya.

Menurutnya, menggelar balapan di Qatar pada 12 April memang menjadi tantangan besar dalam kondisi saat ini.

“Memang sulit bagi kami untuk datang ke Qatar pada 12 April, tetapi saya juga tidak bisa mengatakan bahwa kami pasti tidak akan pergi,” kata dia.

Ezpeleta menegaskan bahwa MotoGP tidak mempertimbangkan opsi memindahkan balapan ke sirkuit lain. Jika pun balapan di Qatar harus ditunda, kemungkinan besar akan dimasukkan kembali ke kalender pada waktu yang berbeda.

“Pergi ke tempat lain? Itu jelas tidak. Jika perlu dijadwalkan ulang, kami cukup berpengalaman dalam menyusun kalender. Kami akan segera mengetahui keputusannya. Untuk saat ini kami masih menunggu kabar dari mereka,” ujarnya.

Situasi geopolitik di Timur Tengah memang mulai berdampak pada sejumlah agenda olahraga internasional. Kejuaraan Dunia Endurance atau World Endurance Championship sebelumnya sudah lebih dulu menunda balapan yang semula akan digelar di Sirkuit Lusail.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, jadwal Formula 1 di kawasan tersebut juga ikut diselimuti ketidakpastian. Dua seri yang dijadwalkan berlangsung pada April di Arab Saudi dan Bahrain juga tengah dipantau situasinya.

Dalam kesempatan yang sama, Ezpeleta juga menyinggung perubahan kalender MotoGP terkait hilangnya Phillip Island dari jadwal balapan dan digantikan dengan sirkuit baru di Adelaide, Australia.

Halaman Selanjutnya

Ia menjelaskan bahwa lintasan baru tersebut bukanlah balapan jalan raya seperti yang banyak dispekulasikan. Meski berada di tengah kota, sirkuit tersebut tetap dirancang dengan standar keselamatan tinggi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |