MPV vs SUV: Mobil Jenis Apa yang Paling Laris Dijual Indonesia ke Luar Negeri?

5 hours ago 1

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Jakarta, VIVA – Peta ekspor mobil buatan Indonesia mulai mengalami perubahan sepanjang Januari hingga Juli 2026. Jika sebelumnya kendaraan keluarga atau Multi-Purpose Vehicle (MPV) menjadi salah satu andalan utama, kini permintaan terhadap Sport Utility Vehicle (SUV) buatan pabrik dalam negeri semakin menonjol.

Berdasarkan data terbaru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo yang dilihat VIVA Otomotif Kamis 20 Agustus 2026, sejumlah SUV kompak dan menengah mencatatkan pengiriman besar ke berbagai negara. Pasarnya pun tidak hanya terkonsentrasi di kawasan Asia Tenggara, tetapi mulai meluas ke Amerika Latin hingga Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Toyota Yaris Cross menjadi salah satu model yang mendorong perubahan tersebut. Varian bermesin bensinnya tercatat telah diekspor lebih dari 19.800 unit, sementara Yaris Cross Hybrid Electric Vehicle atau HEV menembus sekitar 7.200 unit.

Vietnam dan sejumlah negara di Amerika Latin menjadi pasar penting bagi SUV buatan Indonesia tersebut. Angka itu menunjukkan bahwa kendaraan elektrifikasi juga mulai mengambil peran dalam ekspor kendaraan utuh atau Completely Built Up (CBU) dari Tanah Air.

Kinerja SUV juga terlihat dari Mitsubishi Xforce yang mencatatkan pengiriman cukup besar ke sejumlah negara. Vietnam menjadi salah satu tujuan utama dengan 5.060 unit, disusul Filipina sebanyak 3.045 unit.

Hyundai Creta juga ikut memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu basis produksi SUV untuk pasar ekspor. Model tersebut dikirim ke sejumlah negara, termasuk kawasan Timur Tengah dan Amerika Latin.

Perubahan ini menarik karena Indonesia selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu basis produksi kendaraan keluarga. Toyota Avanza dan Veloz, misalnya, telah lama menjadi model yang dikirim ke berbagai negara dari pabrik di Indonesia.

Mitsubishi Xpander juga masih mempertahankan perannya sebagai salah satu kendaraan ekspor buatan Indonesia. Filipina dan Meksiko tetap menjadi pasar yang menyerap kendaraan MPV dari Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya, peningkatan ekspor SUV bukan berarti MPV langsung kehilangan pasarnya. Kedua segmen tersebut kini justru berjalan berdampingan, dengan kebutuhan konsumen di setiap negara menjadi penentu utama model yang dikirim.

SUV semakin diminati karena menawarkan posisi berkendara yang lebih tinggi dan tampilan yang dianggap sesuai untuk berbagai kondisi jalan. Di sisi lain, perkembangan desain dan teknologi membuat SUV kompak kini semakin mendekati MPV dalam hal kenyamanan serta kepraktisan untuk penggunaan sehari-hari.

Halaman Selanjutnya

Pergeseran komposisi ekspor ini juga memperlihatkan kemampuan industri otomotif Indonesia dalam menyesuaikan produksi dengan tren pasar global. Pabrik kendaraan di dalam negeri tidak lagi hanya mengandalkan satu jenis kendaraan keluarga untuk pasar luar negeri.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |