Muncul ‘Elegan’ Sambil Ngopi Usai Dirumorkan Tewas, Video Netanyahu Diduga Kuat Hasil AI

2 hours ago 3

Senin, 16 Maret 2026 - 14:50 WIB

VIVA – Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, kembali mengguncang jagat maya. Setelah sepekan menghilang dari publik dan dirumorkan tewas akibat serangan rudal Iran, Netanyahu tiba-tiba muncul dalam sebuah video santai di sebuah kafe. Bukannya memberikan pidato formal, ia justru tampil "elegan" sambil menyeruput kopi dan menyindir rumor kematiannya.

Namun, alih-alih meredakan spekulasi, video tersebut justru memicu perdebatan baru: Apakah ini sosok asli atau sekadar rekayasa kecerdasan buatan (AI)?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sentilan "Mati" untuk Rakyat dan Kopi

Dalam video yang diunggah pada Minggu, 15 Maret 2026, Netanyahu terlihat memesan segelas kopi sambil berbincang dengan ajudannya. Dengan nada satir, ia menanggapi klaim media sosial yang menyebutnya telah meninggal dunia.

"Saya pikir kalian tidak mengatakan di media bahwa saya sebenarnya sudah mati," ujarnya sambil tersenyum. Ia kemudian menggunakan permainan kata dalam bahasa Ibrani, "Saya 'mati' (sangat suka) kopi ini, dan saya 'mati' untuk rakyat saya. Sikap mereka luar biasa," kata Netanyahu.

Ia menegaskan bahwa militer Israel (IDF) dan Mossad terus melakukan operasi kuat terhadap Iran dan Lebanon.

"Kami melakukan tindakan yang sangat kuat terhadap Iran, bahkan pada hari ini," tegasnya.

Ia juga meminta warga Israel untuk tetap tenang dan selalu mengikuti instruksi keamanan di tengah tensi perang yang memanas.Tak hanya itu, Netanyahu secara khusus memamerkan 10 jarinya ke arah kamera. Aksi ini merupakan respons langsung terhadap teori konspirasi sebelumnya yang menyebut video pidatonya adalah hasil AI karena terlihat memiliki enam jari (AI finger glitch).

Analisis Grok dan Verifikasi Lapangan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Analisis paling tajam yang meragukan video ini datang dari Grok, asisten AI milik Elon Musk. Grok menyebut video tersebut memiliki probabilitas tinggi sebagai hasil manipulasi berat atau deepfake, yakni:

  • Gelas kopi tetap penuh sama sekali, busa latte tidak berubah meskipun dia minum beberapa kali.
  • Gelas latte (hijau/cerah) penuh sampai atas, ada foam/latte art di permukaan.Saat diangkat, foam dan level cairan sama sekali tidak bergoyang atau berubah bentuk meskipun gerakan tangan cukup cepat. Di video asli, gelas kopi biasanya ada riak kecil atau busa bergeser sedikit.
  • Tidak ada perubahan level kopi, tidak ada tumpahan, tidak ada uap panas yang terlihat. Bibir menyentuh gelas, tapi tidak ada penurunan level kopi sama sekali (cairan tetap full brim, foam tetap utuh dan posisi sama).
  • Tidak terlihat gerakan menelan (throat bob) yang jelas, atau cairan yang berkurang meskipun gelas miring cukup lama.
  • Foam latte art (gambar di atas kopi) tetap persis sama sebelum dan sesudah. ini ciri klasik AI karena model video AI sering gagal render perubahan fluida dinamis seperti itu.
  • Saat bicara sambil pegang gelas, gelas tetap di tangan, kadang digoyang pelan, tapi lagi-lagi level kopi & foam tidak berubah sama sekali selama kurang lebih 15 detik. Fisika nyata: kopi pasti bergoyang, tumpah sedikit, atau foam pecah/ hilang sebagian.
  • Gerakan jaket/saku baju terlihat bergerak sendiri secara tidak natural. momen jaket/saku baju bergerak sendiri (seperti "meluncur" atau morphing) tanpa tangan menyentuh ini artefak morphing khas AI video generator.
  • Kedipan mata dan fokus latar belakang terasa aneh/inkonsisten. Kedipan mata terasa terlalu jarang atau tidak natural (AI sering struggle dengan blink rate realistis). Background kadang blur/focus shift aneh saat kepala gerak, tapi wajah tetap tajam, ini bisa dari depth-of-field fake yang tidak konsisten
  • Beberapa artefak visual khas AI seperti lipatan baju yang tiba-tiba berubah, refleksi yang hilang, atau detail kecil yang tidak konsisten.

Halaman Selanjutnya

"Kesimpulan: Ini AI-generated/deepfake, bukan rekaman asli Netanyahu yang baru diambil di kafe. Kemungkinan besar dibuat untuk konten viral atau propaganda ringan," tulis analisis Grok.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |