Jakarta, VIVA – Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra mengaku, pihaknya sudah melakukan pengamanan (lock) pengadaan energi sebelum terjadi Perang Iran-Amerika Serikat (AS).
Dia menjelaskan, Pertamina Patra Niaga melakukan kontrak pengadaan dengan dua term, yakni pengadaan jangka panjang (long term) dan pasar spot.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kebanyakan yang long term daripada yang spot, hampir 90 sampai 95 persen itu sudah long-term. Sudah lock sebetulnya. Sebelum kejadian terjadi geopolitik di Timur Tengah, kita sudah lock pengadaan tersebut," kata Mars Ega, Senin, 16 Maret 2026.
Pertamina Patra Niaga.
Photo :
- Dokumentasi Pertamina Patra Niaga.
Dia menambahkan, saat ini Pertamina Patra Niaga memonitor delivery terkait pengadaan tersebut. Hal ini menjadi bagian mitigasi risiko yang sudah disiapkan oleh Pertamina Patra Niaga.
"Bulan Maret ini sudah kita persiapkan (prepare) sejak Januari. Jadi sejak Januari itu Pertamina Patra Niaga sudah menyiapkan perencanaan produk untuk Maret, baik yang diproduksi oleh kilang maupun yang kita harus melakukan importasi," ujarnya.
Sehingga, lanjut Mars Ega, pihaknya tidak tiba-tiba harus melakukan pengadaan di bulan Maret. Sedangkan untuk pengadaan yang disiapkan di Januari, sebetulnya pada Februari juga sudah di-review lagi.
"Nanti Maret kita pengadaan lagi, isi lagi. Jadi kalau kita sampaikan hari ini stok itu di atas 21 hari, itu sebetulnya akan rolling terus ada top-up pengisian," ujarnya
Diketahui, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyatakan, Indonesia tidak mengimpor produk bahan bakar minyak (BBM) dari Timur Tengah. Dia menyebut Indonesia hanya mengimpor minyak mentah (crude oil) dari Timur Tengah sebesar 20 persen dari total impor. Sedangkan untuk BBM, pemerintah mendatangkan dari Afrika, Amerika Selatan dan Asia Tenggara.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bahlil melaporkan kebutuhan BBM seperti solar saat ini sudah dapat dipenuhi dari dalam negeri. Menurutnya, hal itu didukung oleh program pencampuran biodiesel dan telah beroperasinya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.
Dia mengatakan produk BBM Indonesia yang masih mengimpor dari negara lain hanya berjenis bensin. Pasokan tersebut didapatkan dari Malaysia dan Singapura. (Ant).
Viral Video Netanyahu Minum Kopi, Warganet Curigai Kejanggalan Deepfake AI
Video Benjamin Netanyahu minum kopi di kafe viral di media sosial dan memicu dugaan deepfake AI. Namun, hingga kini belum ada analisis forensik independen yang memastikan
VIVA.co.id
16 Maret 2026

2 hours ago
2











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502645/original/043661400_1770997885-kangkung.png)