VIVA – Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, buka-bukaan mengenai konflik dengan FC Twente yang membuatnya kehilangan kesempatan bermain sepanjang musim 2025/2026.
Setelah meninggalkan klub tersebut dan bergabung dengan SC Heerenveen pada musim panas 2026, Senin 31 Agustus 2026, Hilgers mengungkap persoalan kontrak yang menurutnya membuat dirinya hanya dianggap sebagai sumber keuntungan dari penjualan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hilgers akhirnya meninggalkan FC Twente setelah melewati periode sulit dalam kariernya. Ia kemudian bergabung dengan SC Heerenveen menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2026 dengan nilai transfer sekitar 500 ribu euro atau sekitar Rp10 miliar.
Mees Hilgers Resmi Gabung SC Heerenveen
Photo :
- Dok. SC Heerenveen
Kepindahan tersebut sekaligus membuka lembaran baru bagi Hilgers setelah lebih dari satu tahun tidak mendapatkan kesempatan bermain. Pemain berdarah Manado itu mengaku lega bisa meninggalkan situasi sulit yang terjadi di FC Twente.
“Pada akhirnya, perasaan saya terhadap Heerenveen adalah yang terbaik. Tahun lalu sangat sulit. Banyak yang telah dikatakan,” kata Hilgers seperti dikutip dari ESPN Belanda, Rabu 2 September 2026.
Hilgers kemudian menyinggung pernyataan yang menurutnya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Ia menyebut terdapat kebohongan yang disampaikan oleh sejumlah pihak selama konflik tersebut berlangsung.
“Saya juga tidak ingin membicarakannya. Tentu saja, itu tidak menyenangkan: kebohongan yang diceritakan oleh orang-orang tertentu. Itu memalukan,” ujar Hilgers.
Menurutnya, orang-orang yang bekerja di FC Twente mengetahui bagaimana dirinya bersikap selama berada di klub.
“Orang-orang yang bekerja di sana tahu bahwa saya selalu berperilaku baik dan memberikan seratus persen,” imbuhnya.
Konflik antara Hilgers dan FC Twente sendiri membuat sang pemain tidak tampil sejak awal musim 2025/2026. Hilgers kemudian dibekukan dari skuad meski pelatih dan rekan-rekan setimnya disebut mengharapkan kehadirannya.
Hilgers akhirnya menjelaskan salah satu akar persoalan yang terjadi antara dirinya dan FC Twente. Ia mengungkapkan bahwa dirinya dikeluarkan dari skuad ketika masih memiliki kontrak satu tahun bersama klub.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Situasinya begini: saya dikeluarkan dari skuad karena masih terikat kontrak satu tahun,” kata Hilgers.
Menurut Hilgers, kontraknya kemudian diperpanjang secara otomatis selama satu tahun. Ia menilai keputusan tersebut berkaitan dengan keinginan klub mendapatkan keuntungan finansial dari penjualan dirinya.
Halaman Selanjutnya
“Sekarang kontrak itu diperpanjang secara otomatis karena mereka ingin mendapatkan uang dari situ. Tentu saja, jadi apa yang ingin Anda capai?” ujarnya.

1 week ago
19













