Pasca Lebaran: Kualitas Udara Jakarta Masuk Kategori Baik, Tangsel dan Depok Buruk

1 day ago 3

Rabu, 2 April 2025 - 08:08 WIB

Jakarta, VIVA – Jakarta mencatat kualitas udara yang baik pada Rabu pagi (H+1 Lebaran 2025), berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir. Pada pukul 06.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada di angka 50 dengan konsentrasi partikel halus (PM2.5) sebesar 9 mikrogram per meter kubik.

Angka tersebut menempatkan Jakarta di peringkat ke-50 dalam daftar kota besar paling bersih di dunia. Dengan kondisi udara yang baik ini, masyarakat dapat menikmati aktivitas luar ruangan dengan lebih nyaman.

Namun, kondisi udara yang membaik di Jakarta tidak diikuti oleh sejumlah kota lain di sekitarnya. Tangerang Selatan, Banten, tercatat memiliki indeks kualitas udara yang buruk dengan PM2.5 di angka 134, diikuti oleh Depok dengan indeks 129.

Ruang Terbuka Hijau di ibu kota Jakarta.

Sementara itu, indeks kualitas udara di beberapa daerah lainnya, seperti Pakisaji (Jawa Timur), Medan (Sumatera Utara), Bali, Surabaya (Jawa Timur), dan Tangerang (Banten) masuk dalam kategori sedang dengan kisaran indeks antara 55 hingga 85.

Berdasarkan Sistem Informasi Lingkungan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, kualitas udara di empat lokasi di Jakarta berada dalam kategori baik (PM2.5 0-50), sedangkan satu lokasi tercatat dalam kategori sedang (PM2.5 50-100).

Berikut rincian indeks kualitas udara di beberapa wilayah Jakarta: Kebon Jeruk, Jakarta Barat: 43, Bundaran HI, Jakarta Pusat: 42, Kelapa Gading, Jakarta Utara: 28, Lubang Buaya, Jakarta Timur: 31, dan Jagakarsa, Jakarta Selatan: 56 (ANTARA)
 

Polusi Udara di Kota Jakarta (foto ilustrasi)

Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Tidak Sehat, Terburuk ke-18 Dunia

Kualitas udara di DKI Jakarta masuk ke dalam kategori tidak sehat pada Jumat pagi, 28 Februari 2025.

img_title

VIVA.co.id

28 Februari 2025

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |