PBSI Minta Maaf, Akui Prancis Tampil Lebih Baik Usai Tim Thomas Indonesia Tersingkir

1 day ago 1

Kamis, 30 April 2026 - 11:20 WIB

Jakarta, VIVA – Awan hitam menyelimuti bulutangkis Indonesia setelah tim Thomas Indonesia dipastikan tersingkir dari ajang Piala Thomas 2026. Hasil ini menjadi catatan terburuk sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di turnamen beregu putra paling bergengsi di dunia tersebut.

Permohonan Maaf PBSI

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas kegagalan ini. Indonesia harus mengubur mimpi meraih trofi setelah gagal melangkah ke fase gugur.

“Atas nama PBSI, saya memohon maaf karena belum bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Thomas Cup kali ini. Harus kami akui Prancis tampil lebih baik dari kami,” ujar Eng Hian dalam keterangan resminya, Rabu.

Kandas di Tangan Prancis

Langkah Fajar Alfian dan kawan-kawan terhenti setelah menderita kekalahan telak 1-4 dari Prancis dalam laga penentuan. Kekalahan tersebut membuat posisi Indonesia melorot ke peringkat ketiga Grup D.

Meski mengantongi dua poin, Indonesia kalah dalam perhitungan selisih margin set dari Thailand dan Prancis yang menduduki peringkat pertama dan kedua. Eng Hian mengakui bahwa lawan mampu memanfaatkan celah dengan sangat baik di setiap partai pertandingan penentu tersebut.

Rekor Terburuk dalam Sejarah

Kegagalan ini merupakan pukulan telak yang belum pernah terjadi sebelumnya. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, tim Thomas Indonesia gagal melewati fase grup. Sebagai perbandingan, catatan terburuk Indonesia sebelumnya terjadi pada tahun 2012, di mana langkah tim Merah Putih terhenti di babak perempat final.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Evaluasi Total

Menyikapi hasil memalukan ini, PBSI berkomitmen untuk segera melakukan evaluasi mendalam terhadap performa seluruh jajaran pemain dan pelatih yang terlibat. Evaluasi ini dianggap krusial guna membenahi prestasi bulutangkis Indonesia di kancah internasional yang tengah merosot.

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie

Kalah Tanpa Pamit, Piala Thomas 2026 Jadi Koreksi Pahit bagi Bulu Tangkis Indonesia

Ada sesuatu yang terasa tidak sopan dari cara Indonesia tersingkir dalam perhelatan Piala Thomas 2026: terlalu cepat dan tanpa pamit. Seolah-olah sejarah panjang

img_title

VIVA.co.id

29 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |