Pelajar 14 Tahun Tewas Diduga Dipukul Balok Kayu Gara-gara Knalpot Brong di Banyumas

6 days ago 3

Selasa, 8 September 2026 - 12:48 WIB

Purwokerto, VIVA – Seorang pelajar berusia 14 tahun, SHAP, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban kekerasan di kawasan Berkoh, Purwokerto Selatan, Banyumas, Jawa Tengah.

Polisi telah menetapkan RM alias U (25), warga Kecamatan Purwokerto Timur, Banyumas, sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Pelaku diduga memukul korban menggunakan balok kayu hingga mengalami luka serius di bagian kepala.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Korban diduga dipukul menggunakan balok kayu oleh pelaku hingga meninggal dunia," kata Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas Komisaris Besar Polisi Petrus P Silalahi, Selasa, 8 September 2026.

RM kini telah ditahan oleh penyidik Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polresta Banyumas.

"Saat ini telah dilakukan penahanan terhadap tersangka," katanya.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu, 5 September 2026, sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Gerilya Timur, Kelurahan Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan.

Sebelum kejadian, korban bersama seorang temannya mengendarai sepeda motor. Keduanya sempat berkumpul di sekitar kawasan menara pandang Purwokerto sebelum melanjutkan perjalanan menuju wilayah Berkoh.

Saat melintas di sekitar Bundaran Berkoh, sepeda motor yang ditumpangi korban diduga menjadi sasaran warga di lokasi karena suara knalpot kendaraan tersebut dianggap bising atau brong.

Korban kemudian diduga terkena pukulan balok kayu sepanjang sekitar 1,5 meter di bagian atas kepala.

“Korban diduga terkena pukulan balok kayu sepanjang sekitar 1,5 meter pada bagian atas kepala. Setelah kejadian, korban mengalami muntah-muntah dan kemudian tidak sadarkan diri,” katanya.

Sekitar pukul 05.00 WIB, keluarga menemukan korban dalam kondisi terlentang di tanah di depan sebuah rumah. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sinar Kasih Purwokerto. Namun, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia.

Hasil identifikasi petugas menemukan sejumlah luka pada tubuh korban, termasuk lebam pada bagian lengan dan tengkuk serta luka di kepala.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam penyidikan perkara ini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya balok kayu, pakaian korban, sepeda motor Revo warna hitam, serta dokumentasi luka korban.

Polresta Banyumas masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti tambahan.

Halaman Selanjutnya

"Proses penyidikan masih terus dilakukan, termasuk melengkapi administrasi penyidikan dan mengumpulkan alat bukti lainnya," katanya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |