Pemandu Kapal Bawa 5 Jurnalis Sempat Kirim Foto Anak Krakatau ke Keluarga Sebelum Hilang Kontak

5 days ago 2

Rabu, 9 September 2026 - 15:15 WIB

VIVA – Pemandu kapal yang membawa lima jurnalis untuk melakukan peliputan di sekitar Gunung Anak Krakatau ternyata sempat berkomunikasi dengan keluarganya sebelum akhirnya hilang kontak. Ia bahkan sempat mengirimkan foto kondisi Gunung Anak Krakatau kepada istrinya.

Informasi tersebut disampaikan pemilik kapal, Sandi Wyasa, saat menjelaskan kronologi komunikasi terakhir dengan pemandu kapal tersebut. Foto itu dikirim beberapa jam setelah kapal meninggalkan lokasi keberangkatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sandi mengatakan perjalanan menuju kawasan Krakatau biasanya membutuhkan waktu sekitar dua jam. Namun, berdasarkan informasi yang diterimanya, pemandu tersebut masih sempat berkomunikasi dengan istrinya pada pukul 18.13 WIB.

"Biasanya untuk ke Krakatau itu 2 jam. Kalau kontak terakhir dari guide yang bawa tamu itu menghubungi istrinya, dia kirim foto jam 18.13," ujar Sandi yang dikutip dari YouTube pada Rabu, 9 September 2026. 

Kapal tersebut diketahui berangkat sekitar pukul 14.00 WIB. Artinya, masih terdapat jeda sekitar empat jam sejak keberangkatan hingga komunikasi terakhir pemandu dengan keluarganya.

Sempat Kirim Foto Kondisi Gunung Anak Krakatau

Foto yang dikirim kepada keluarga bukan merupakan foto pribadi, melainkan memperlihatkan kondisi Gunung Anak Krakatau. Hal tersebut menunjukkan bahwa rombongan kapal sudah berada di kawasan sekitar gunung api tersebut ketika komunikasi masih berlangsung.

"Fotonya kondisi Krakatau, Pak," kata Sandi.

Ketika ditanya apakah foto tersebut menunjukkan posisi kapal sudah berada dekat dengan Gunung Anak Krakatau, Sandi membenarkannya. Namun, ia menyebut jaraknya masih cukup jauh dari gunung.

"Ya, betul-betul, Pak. Dari foto itu kelihatan jauh," ujarnya.

Menurut Sandi, posisi kapal dalam foto tersebut diperkirakan berada lebih dari tiga kilometer dari Gunung Anak Krakatau.

"Lebih dari 3 km, Pak," kata Sandi.

Jarak tersebut menjadi penting karena terdapat imbauan agar masyarakat tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dalam radius tiga kilometer dari kawah. Dengan demikian, foto yang dikirim pemandu menjadi salah satu informasi mengenai kondisi terakhir rombongan sebelum komunikasi terputus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hanya Satu Foto yang Diterima Keluarga

Sandi juga mengungkapkan bahwa keluarga pemandu hanya menerima satu foto dari komunikasi terakhir tersebut. Tidak ada foto lain yang diketahui diterima keluarga setelahnya.

Halaman Selanjutnya

"Hanya satu, Pak," ujar Sandi ketika ditanya mengenai jumlah foto yang dikirim.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |