Pemprov DKI Ajukan Rp250 Juta di Raperda APBD-P 2026 untuk Kaji Ikan Sapu-sapu, Kadis KPKP: Kami Terpaksa

4 days ago 7

Rabu, 9 September 2026 - 16:16 WIB

Jakarta, VIVA – Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta mengajukan anggaran Rp250 juta untuk ikan sapu-sapu dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2026. Anggaran itu digunakan untuk melakukan kajian.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Hasudungan A Sidabalok mengatakan, kajian ikan sapu-sapu kembali diusulkan setelah sebelumnya tidak masuk dalam pembahasan perubahan anggaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami terpaksa mengusulkan aktivitas itu karena sesuai dengan MoU (nota kesepahaman) kemarin memang untuk kajian ikan sapu-sapu tidak disetujui," ujar Hasudungan dalam rapat jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Komisi B DPRD DKI Jakarta terkait pembahasan Raperda APBD-P 2026 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu.

Hasudungan menyebutkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberi arahan agar kajian mengenai ikan sapu-sapu tetap dilaksanakan pada tahun ini. Karena ikan tersebut dianggap sebagai hama dan merusak ekosistem sungai Ciliwung di kawasan Jakarta. Dinas KPKP DKI Jakarta melakukan efisiensi terhadap sejumlah kegiatan lain guna menyediakan anggaran untuk kajian tersebut.

"Gubernur mengingatkan kami, terkait dengan kajian ikan sapu-sapu, tetap harus dilaksanakan di tahun ini. Jadi, kami tambah kurang. Ada efisiensi beberapa kegiatan yang bisa mengakomodir anggaran untuk kajian ikan sapu-sapu," papar Hasudungan.

Lebih lanjut, dia memastikan nilai Rp250 juta tersebut merupakan tambahan anggaran untuk aktivitas baru dalam APBD Perubahan. Dalam rapat itu, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh menyetujui pengajuan anggaran tersebut. 

Petugas Dinas Gulkarmat DKI Jakarta menyemprotkan air di Jalan Jenderal Sudirman

Pemprov DKI Lakukan Water Mist di 5 Wilayah Jakarta Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Pemprov DKI Jakarta melakukan penyemprotan air (water mist) secara serentak di lima wilayah Jakarta, Minggu, 6 September 2026 imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

img_title

VIVA.co.id

6 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |