Penampakan 39 Sajam dan Bom Molotov yang Diamankan Jelang Demo 27 Agustus di DPR

2 weeks ago 5

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Jakarta, VIVA – Polda Metro Jaya mengamankan 65 orang beserta puluhan senjata tajam dan sejumlah bahan yang diduga disiapkan untuk membuat bom molotov menjelang aksi unjuk rasa di DPR/MPR Jakarta, Kamis 27 Agustus 2027.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, pemeriksaan masih dilakukan untuk mendalami keterkaitan dan peran masing-masing pihak dalam rangkaian persiapan yang ditemukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Penyidik masih mendalami siapa saja yang memiliki peran dalam proses perekrutan, pembiayaan, penyediaan sarana, pengorganisasian massa, maupun pihak yang memberikan perintah atau arahan,” ujar Iman dalam konferensi pers, Kamis 27 Agustus 2026.

Iman merinci, polisi telah mengamankan 39 senjata tajam, dua airsoft gun, satu tabung gas airsoft gun, gotri, tiga stik golf, tujuh jeriken berisi bensin, serta 201 botol kaca beserta sumbu. Petugas juga menemukan sejumlah tas ransel, banner, pengeras suara, pilok, obat-obatan, dan telepon seluler.

Dia mengatakan, penyidik menelusuri sumber pendanaandari pengadaan sejumlah barang tersebut. Penelusuran dilakukan melalui keterangan para pihak, komunikasi digital, transaksi keuangan, serta barang bukti lain untuk memperoleh gambaran utuh mengenai rangkaian persiapan yang dilakukan.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, langkah kepolisian diarahkan untuk menjaga agar penyampaian aspirasi tetap berlangsung dalam ruang yang aman. 

“Kami tidak membatasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Yang kami cegah adalah potensi tindakan yang dapat membahayakan keselamatan, memicu kekerasan, atau mengganggu kepentingan masyarakat lainnya,” ujar  Budi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polda Metro Jaya juga melakukan patroli ruang digital untuk mengantisipasi provokasi, disinformasi, fitnah, maupun konten kebencian. Hingga pukul 10.38 WIB, situasi Jakarta terpantau aman dan terkendali, sementara aktivitas lalu lintas, pendidikan, ibadah, dan perekonomian tetap berjalan. 

“Demokrasi memberi ruang bagi perbedaan pendapat, tetapi kekerasan tidak boleh mengambil ruang di dalamnya. Aspirasi harus tetap dapat disampaikan, sementara keselamatan masyarakat wajib kita jaga bersama,” pungkas Budi.

Polisi Apel Jelang Pengamanan Demo di Jakarta

Demo 27 Agustus di DPR, Pantau Situasi Massa dan Lalu Lintas Lewat CCTV Online

Demo 27 Agustus 2026 yang berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI. Masyarakat dapat memantau kondisi massa dan lalu lintas Jakarta melalui CCTV online.

img_title

VIVA.co.id

27 Agustus 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |