Pengamen Tewas Dikeroyok Massa di Rusun Jatinegara, Polisi Ungkap Dugaan Pemicunya

5 days ago 9

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:26 WIB

Jakarta, VIVA - Polisi tengah mendalami soal dugaan pengeroyokan yang menewaskan seorang pengamen di kawasan rumah susun (Rusun) Jatinegara Barat, Jakarta Timur (Jaktim).

"Kami masih lakukan penyelidikan karena informasi awalnya memang mereka ini mengamen, kemudian melakukan penodongan terhadap warga sehingga warga marah dan akhirnya terjadilah pemukulan secara bersama-sama," tutur Kapolsek Jatinegara, Komisaris Polisi Samsono, Jumat, 10 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyelidikan hingga kini masih berlangsung guna mengungkap secara utuh kronologi kejadian serta menentukan pasal yang bakal diterapkan kepada para pelaku.

Adapun dua orang yang ditangkap yakni HPS dan AS. Keduanya masih bernapas saat diselamatkan lalu dilarikan ke rumah sakit (RS) guna dapat penanganan medis.

"Pada saat dua orang ini kita amankan masih hidup, kemudian kita bawa ke rumah sakit, salah satu dan tidak lama kemudian memang meninggal dunia (HPS)," tuturnya.

Polisi menerima informasi mengenai keberadaan dua orang yang diamankan itu di salah satu rusun di kawasan Jatinegara pada Rabu, 8 Juli 2026, sekitar pukul 23.30 WIB.

"Kita menerima informasi adanya pelaku yang diamankan di salah satu rusun di Jatinegara, yang menurut informasi awal, ada kesalahpahaman dan mengalami sedikit mungkin ribut dengan warga. Kami amankan dari rusun yang ada di Jatinegara tersebut," tutur dia.

Dirinya menyebut, sebelum pengeroyokan terjadi, terdapat dugaan aksi penodongan terhadap warga yang kemudian memicu kemarahan massa. Bahkan, korban disebut membawa senjata tajam.

"Mereka tidak mabuk. Sebelumnya, awalnya, ada temannya datang duluan ke sana, kemudian temannya minta bantuan, datanglah si yang meninggal (HPS) ini. Dan yang meninggal ini membawa senjata tajam, masalahnya. Mungkin masyarakat itu jadi marah, kan gitu, sehingga terjadilah pemukulan tersebut," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia pun memastikan penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

"Kami masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut. Mudah-mudahan kasus ini segera terungkap," tuturnya lagi. (Ant)

Ilustrasi garis polisi di tempat kejadian perkara.

Horor! 3 Pekerja Tewas Diduga Karena Gas Beracun di Gorong-gorong

Sebanyak tiga pekerja proyek dari salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta, tewas. Penyebanya diduga mengalami keracunan gas di dalam gorong-gorong.

img_title

VIVA.co.id

9 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |