Penguatan Tata Kelola SDM Jadi Kunci Membangun Organisasi yang Adaptif dan Berdaya Saing

2 hours ago 1

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:18 WIB

Jakarta, VIVA – Pengembangan sumber daya manusia (SDM) kini menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan organisasi dalam menghadapi perubahan dunia usaha yang semakin cepat. Tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi individu, tata kelola SDM yang baik juga menjadi fondasi bagi terciptanya organisasi yang profesional, adaptif, dan mampu bersaing secara berkelanjutan.

Di berbagai sektor, termasuk industri perbankan, pengelolaan SDM tidak lagi dipandang sebatas urusan administrasi kepegawaian. Perencanaan karier, pengembangan kompetensi, sistem rekrutmen, hingga evaluasi kinerja kini menjadi bagian dari strategi organisasi untuk menjaga produktivitas sekaligus menciptakan budaya kerja yang sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penerapan tata kelola SDM yang efektif umumnya dimulai dari penyusunan standar kompetensi bagi setiap jabatan, dilanjutkan dengan pemetaan kebutuhan pelatihan berdasarkan kebutuhan organisasi, hingga penerapan berbagai metode pembelajaran seperti pelatihan, coaching, mentoring, maupun rotasi kerja. Seluruh proses tersebut kemudian dihubungkan dengan sistem pengembangan karier agar setiap pegawai memiliki kesempatan berkembang berdasarkan kompetensi dan kinerja.

Selain itu, organisasi juga dituntut melakukan evaluasi secara berkala terhadap seluruh kebijakan pengelolaan SDM. Langkah tersebut penting untuk memastikan setiap kebijakan tetap relevan dengan kebutuhan bisnis, perkembangan regulasi, serta mampu mendukung penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG), seperti transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan keadilan.

Pendekatan tersebut dinilai mampu meningkatkan motivasi pegawai sekaligus memperkuat daya saing perusahaan dalam jangka panjang. Dengan tata kelola SDM yang terukur dan berorientasi pada prinsip merit, organisasi diyakini lebih siap menghadapi tantangan bisnis sekaligus menjaga keberlanjutan pertumbuhan perusahaan.

Sejalan dengan pentingnya penguatan tata kelola SDM, Musyawarah Besar (Mubes) Serikat Karyawan Bank Jakarta yang digelar pada 4 Juli 2026 di Puncak, Bogor, menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang ditujukan untuk memperkuat pengelolaan sumber daya manusia sekaligus meningkatkan penerapan tata kelola perusahaan.

Ketua Serikat Karyawan PT Bank Jakarta periode 2026–2029, Reksa Ardiyansah, mengatakan seluruh rekomendasi yang dihasilkan merupakan masukan konstruktif yang akan disampaikan kepada manajemen melalui mekanisme organisasi. Menurutnya, penguatan tata kelola SDM menjadi salah satu aspek penting untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan perusahaan.

Halaman Selanjutnya

"Rekomendasi ini kami susun sebagai masukan yang konstruktif untuk mendukung penguatan tata kelola perusahaan, peningkatan kesejahteraan pegawai, serta keberlanjutan pertumbuhan Bank Jakarta. Harapannya, seluruh pemangku kepentingan dapat bersama-sama membangun perusahaan yang semakin profesional, adaptif, dan berdaya saing," ujar Reksa dalam keterangan tertulis, Jumat (10/7/2026).

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |