Jakarta, VIVA – Kepolisian Republik Indonesia mengungkap perkembangan terbaru penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang turut mencakup dugaan suap, gratifikasi, hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU). Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa sedikitnya 15 orang saksi untuk mendalami keterkaitan barang bukti yang ditemukan dalam serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi.
Hal itu disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Kombes Pol. Budi Hermanto, dalam konferensi pers mengenai perkembangan hasil penggeledahan yang dilakukan tim gabungan Kortas Tipikor Polri bersama Polda Metro Jaya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Budi, pemeriksaan terhadap para saksi menjadi bagian penting dalam proses pembuktian perkara yang masih terus berjalan. Selain memeriksa saksi, penyidik juga masih melakukan analisis terhadap dokumen transaksi keuangan, barang bukti elektronik, hingga asal-usul aset yang telah disita.
"Dari hasil yang ditemukan tersebut, serta berdasarkan keterangan dari 15 orang saksi yang telah dimintai keterangan hingga saat ini, penyidik melakukan langkah-langkah pendalaman terkait dugaan tindak pidana korupsi, baik berupa suap, gratifikasi, maupun tindak pidana pencucian uang," kata Budi.
Polri Beberkan Inisial Sejumlah Saksi
Dalam sesi tanya jawab, Budi turut mengungkap identitas para saksi yang telah dimintai keterangan berdasarkan lokasi penggeledahan. Meski demikian, kepolisian hanya menyampaikan nama dalam bentuk inisial.
Dari lokasi penggeledahan di Cafe De'Clan, terdapat dua orang saksi yang telah dimintai keterangan.
Sementara itu, pada lokasi money changer, penyidik telah memeriksa empat orang saksi dengan inisial:
- DH
- HH
- ER
- RP
Kemudian, dari sebuah rumah di kawasan Gandaria, penyidik memeriksa satu orang saksi berinisial DR.
Selain itu, di lokasi Pacific Place, polisi juga memeriksa seorang saksi yang merupakan sopir dari DR. Penyidik turut meminta keterangan dari seorang saksi lainnya yang berasal dari pihak berinisial NH.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pada penggeledahan yang dilakukan malam sebelumnya, penyidik kembali memeriksa saksi berinisial MIL. Selain itu, dua petugas keamanan (security) di kawasan Central juga dimintai keterangan dengan inisial R dan A.
"Untuk saksi di TKP De'Clan ada dua orang. Kemudian empat orang dari money changer dengan inisial DH, HH, ER, dan RP. Satu saksi lagi di rumah di Gandaria atas nama DR. Di Pacific Place terdapat satu saksi yang merupakan sopir dari DR, serta saksi dari NH. Kemudian pada penggeledahan tadi malam terdapat saksi atas nama MIL, dan dua saksi lainnya merupakan petugas keamanan Central dengan inisial R dan A," ujar Budi.
Halaman Selanjutnya
Salah Satu Pihak yang Ramai Diperbincangkan Masih Berstatus Saksi

1 hour ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256068/original/018149700_1781146804-20260609_153019.jpg)
