Jakarta, VIVA – Ruang digital menghadapi kecerdasan buatan (AI) dan budaya viralitas. Dua hal ini menjadi poin pembahasan Webinar Contemporary Digital Culture 2026 yang diselenggarakan Program Magister Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie pada Jumat, 10 Juli 2026.
Dosen sekaligus Communication Specialist yang memiliki pengalaman akademik di Indonesia, Malaysia, dan Prancis, Hany Nurahmawati mengatakan manusia berubah sejak adanya internet dan sosial media, ini mengubah hidup menjadi sangat kompleks.
"Mengejar digital bagi anak muda itu akan terkoneksi dengan AI dan digital," katanya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hany menyinggung jika AI sudah menjadi bagian dari masyarakat, bukan hanya sosial media. "Kebijakan di Prancis, dalam kuliah boleh menggunakan AI tapi tidak boleh ditempel," kata dia.
Ia menambahkan banyak masyarakat yang membuka media sosial dan lebih dulu bertanya ke aplikasi google. Namun, kata dia, masyarakat beralih untuk menggunakan AI seperti ChatGPT hingga Gemini.
"Misal kaki kram, langsung buka di Meta kenapa kram, maka akan keluar dengan sendirinya. Hal yang tidak tahu, tanya kepada AI atau ChatGPT dengan cepat langsung terjawab," kata dia.
Hany melanjutkan, saat ini CEO Robot dan AI sudah dipakai dalam acara. Termasuk juga AI streamer, AI yang sampai jadi influencer in East Asia, model dan selebriti dari AI.
“AI makin kesini makin merajalela dan menguasai masyarakat. Bukan hanya ranah industri film dan musik, di brand juga sudah banyak menemukan AI. Ke depan agak ngeri-ngeri sedap dengan kemajuan AI saat ini,” ucapnya.
Sementara, Bambang Sukma Wijaya membahas tentang mesin pencitraan bertemu mesin pengawasan dari warganet. "Framing itu muncul bergantung pada agenda sesuai dengan kepentingan," katanya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pada kesempatan ini, Bambang mengajak seluruh peserta webinar memahami media sosial dan struktur informasi. Masyarakat dituntut kritis terhadap setiap informasi.
"Harus tetap hati-hati dan waspada terhadap setiap informasi di media sosial," ucapnya.
Membongkar Karier Paling Menjanjikan di Era AI, Peluang Besar bagi Fresh Graduate Tanpa Pengalaman Panjang
Era AI membuka banyak peluang kerja baru bagi fresh graduate. Simak 7 karier paling menjanjikan dengan permintaan tinggi, prospek cerah, dan peluang gaji mumpuni.
VIVA.co.id
10 Juli 2026

1 hour ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256068/original/018149700_1781146804-20260609_153019.jpg)
