Penipuan WhatsApp Makin Beragam, Ini Tanda-tanda Pesan yang Sebaiknya Tidak Anda Percayai

44 minutes ago 2

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:32 WIB

VIVA – Penipuan melalui WhatsApp semakin beragam dan kini tidak selalu datang dalam bentuk pesan yang terlihat mencurigakan.

Pelaku dapat menyamar sebagai teman, keluarga, perusahaan, layanan pelanggan, bahkan pihak berwenang untuk membuat korban percaya dan mengikuti instruksi yang diberikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi pengguna yang menjadikan WhatsApp sebagai alat komunikasi sehari-hari, kemampuan mengenali tanda-tanda penipuan menjadi semakin penting. Apalagi, satu pesan yang terlihat sederhana dapat berujung pada pencurian akun, data pribadi, hingga kerugian finansial.

Meta, perusahaan induk WhatsApp, secara rutin mengingatkan pengguna untuk berhati-hati terhadap komunikasi yang meminta informasi pribadi atau tindakan tertentu.

WhatsApp juga menyediakan sejumlah fitur keamanan untuk membantu pengguna melindungi akun. Berikut VIVA telah merangkumnya Jum'at, 21 Agustus 2026.

Pesan Mendesak Patut Dicurigai

Salah satu pola yang sering digunakan penipu adalah menciptakan rasa panik.

Contohnya, korban menerima pesan yang mengatakan akun akan segera diblokir, paket harus segera dibayar, rekening bermasalah, atau keluarga sedang membutuhkan uang.

Pelaku sengaja memberikan batas waktu singkat agar korban tidak sempat berpikir panjang.

Jika sebuah pesan memaksa Anda mengambil keputusan segera, berhenti sejenak dan periksa kebenarannya.

Jangan langsung mengikuti tautan atau mengirimkan uang hanya karena pesan tersebut terdengar mendesak.

Mengaku sebagai Orang yang Anda Kenal

Penipu juga dapat berpura-pura menjadi orang yang sudah dikenal korban.

Mereka bisa menggunakan foto profil seseorang dan kemudian mengirim pesan dari nomor berbeda. Modusnya antara lain mengaku kehilangan ponsel, mengganti nomor, atau sedang berada dalam kondisi darurat.

WhatsApp menyarankan pengguna untuk melakukan verifikasi ketika menerima permintaan yang tidak biasa, terutama jika berkaitan dengan uang atau informasi sensitif.

Jika seseorang yang Anda kenal tiba-tiba meminta transfer, hubungi orang tersebut melalui nomor atau jalur komunikasi yang sudah Anda ketahui, bukan melalui nomor yang baru menghubungi.

Jangan Percaya Pesan yang Meminta Kode Verifikasi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ini merupakan salah satu tanda bahaya yang paling penting.

Kode verifikasi WhatsApp atau one-time password (OTP) bersifat pribadi. Kode tersebut jangan diberikan kepada orang lain, termasuk seseorang yang mengaku sebagai petugas WhatsApp.

Halaman Selanjutnya

Pelaku dapat menggunakan berbagai alasan untuk meminta kode tersebut, misalnya mengatakan ada kesalahan sistem atau meminta pengguna mengirimkan kode yang baru masuk.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |