VIVA –Setiap orang pasti akan mengalami proses penuaan atau aging. Namun, seiring perkembangan teknologi di dunia kecantikan, proses penuaan kini dapat diperlambat.
"Seseorang itu pasti akan menua. Namun bagaimana kita memperlambat proses penuaan yang tadinya berjalan terlalu cepat dan menormalkan kemmbali fungsi kulit. Kita memelihara fungsinya agar dia tidak mengalami penuaan terlalu cepat," kata spesialis dermatologi dari Evitderma Clinic, dr. Reeza Edward Y, SpDVE di Jakarta baru-baru ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Reeza menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang dapat mempercepat proses penuaan kulit. Salah satu yang utama adalah paparan sinar ultraviolet (UV), terlebih Indonesia merupakan negara tropis dengan paparan sinar matahari yang tinggi. Oleh karena itu, penggunaan sunscreen penting sebagai salah satu langkah untuk mencegah penuaan dini.
"Nomor satu memang paparan UV itu nomor satu. Apalagi kita Indonesia negara tropis. 70-80 persen faktor yang mempercepat proses penuaan pada kulit adalah UV dan semua radiasi-radiasi yang terkait," kata dia.
Selain paparan sinar UV, polusi udara juga dapat mempercepat proses penuaan kulit. Faktor lainnya adalah gaya hidup (lifestyle). Menurut Reeza, hampir semua kebiasaan sehari-hari, mulai dari pola makan, asupan nutrisi, hingga pola tidur, dapat memengaruhi proses penuaan.
"Makannya seperti apa, apakah berkualitas atau tidak Terus nutrisinya, pola tidurnya karena nanti semuanya akan pengaruh Ke hormonnya, ke sel-imunnya.Kalau sel-imunnya terganggu. Ya praktis nanti proses perbaikan kulitnya juga terganggu. Proses perbaikan kulit terganggu. Akhirnya ya proses penuaan juga tidak bisa dihindari," kata dia.
Untuk membantu menjaga kondisi kulit, berbagai teknologi perawatan seperti laser, krim, hingga skin booster.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Nah semua teknologi-teknologi itu diciptakan dan dikembangkan memang konsepnya sama berusaha untuk memperbaiki dari dalam. Memperbaiki bagaimana sel itu meregenerasi, memulihkan dirinya sendiri agar proses penuaan yang terlalu cepat ini bisa dikurangkan," kata dia.
Dijelaskan lebih lanjut oleh Reeza, untuk booster setiap jenisnya memiliki fungsi berbeda sesuai kebutuhan kulit. Beberapa kandungan difokuskan untuk meningkatkan hidrasi dan efek glowing, sementara kombinasi tertentu seperti hyaluronic acid (HA) dengan bahan aktif lain dapat membantu mendukung kesehatan sel dan produksi kolagen.
Halaman Selanjutnya
Selain itu, kandungan seperti L-carnitine juga dikembangkan untuk membantu proses metabolisme lemak pada area tertentu yang membutuhkan penanganan khusus.

7 hours ago
1
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

