Pesan Menohok Rizky Febian untuk Teddy Pardiyana di Tengah Polemik Warisan

4 weeks ago 10

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:30 WIB

Jakarta, VIVA – Polemik pengajuan hak waris untuk Bintang, anak dari mendiang Lina Zubaedah dan Teddy Pardiyana, terus menjadi sorotan publik. Di tengah berbagai spekulasi yang berkembang, Rizky Febian akhirnya angkat bicara dan menyampaikan sikap yang dinilai cukup tegas namun tetap tenang.

Sebagai anak pertama dari Sule dan mendiang Lina Zubaedah, Rizky menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat sedikit pun untuk mengambil hak yang seharusnya menjadi milik adiknya. Ia justru menekankan pentingnya kejelasan hukum agar polemik ini tidak berkembang liar dan menimbulkan kesalahpahaman berkepanjangan. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rizky Febian

Photo :

  • VIVA.co.id/Rizkya Fajarani Bahar

“(Warisan) nggak akan ke mana-mana toh udah haknya, dosa atuh buat aku. Apalagi aku anak pertama, jadi lebih mengutamakan memang haknya,” kata Rizky Febian yang dikutip dari tayangan YouTube pada Selasa, 10 Februari 2026. 

Bagi Rizky, pernyataan tersebut bukan sekadar pembelaan diri, melainkan pesan moral bahwa urusan hak waris tidak semestinya dipenuhi dengan prasangka dan perebutan. Ia menilai pengadilan adalah ruang yang paling tepat untuk menentukan batas hak masing-masing pihak secara adil.

Rizky pun menyampaikan bahwa dirinya menghormati sikap hakim yang mempertegas soal dasar hukum dalam pengajuan hak waris. Menurutnya, hak tidak bisa dipaksakan jika memang tidak memiliki landasan yang kuat.

“Tadi juga kan untungnya pak hakimnya mempertegas kalau memang itu bukan haknya jangan di ada-adakan, kalau bukan haknya ya berarti harus bisa menerima. Tapi kalo haknya harus menjadikan itu jadi haknya mereka gitu kok. Kita mah jalanin aja yang nantinya seperti apa,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski tampil kalem di hadapan publik, Rizky menegaskan bahwa sikapnya bukan berarti pasrah atau menutup mata. Ia menilai transparansi aset menjadi kunci utama sebelum berbicara soal pembagian warisan.

“Makanya sebenernya kita tuh bukan tidak ingin mempermasalahkan atau mungkin terkesan anteng-anteng aja, enggak. Tapi kita juga kan patut mempertanyakan kalau memang mau berbagi warisan dan lain-lainnya kita juga harus tau aset-asetnya ke mana saja, dari mana aja, di mana aja, mana yang punya saya, mana yang memang sudah dijadikan hak waris untuk adik-adik saya,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya

Menurut Rizky, langkah tersebut penting agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan dan agar proses berjalan secara sehat tanpa konflik emosional.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |