Bandung, VIVA - Peralihan menuju kendaraan listrik tidak selalu harus dilakukan secara langsung. Bagi sebagian konsumen, mobil dengan mesin bensin masih dibutuhkan, terutama ketika kendaraan digunakan untuk perjalanan jauh. Di tengah kondisi tersebut, teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) mencoba menawarkan jalan tengah.
Peluang itu yang kini coba dimanfaatkan DFSK melalui E5 Plus. SUV elektrifikasi tersebut mulai dibawa lebih dekat kepada konsumen Jawa Barat melalui regional launch di Summarecon Mall Bandung pada 8-13 September 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kehadiran E5 Plus di Bandung menjadi bagian dari langkah DFSK memperluas pasar PHEV setelah sebelumnya diperkenalkan secara regional di Palembang dan Medan.
Berbeda dari mobil listrik murni, E5 Plus menggabungkan motor listrik dengan mesin bensin. Konsep tersebut memungkinkan kendaraan digunakan dengan tenaga listrik untuk aktivitas sehari-hari, sementara mesin bensin tetap tersedia ketika mobil digunakan untuk perjalanan yang lebih jauh.
Bagi konsumen yang masih memiliki kekhawatiran mengenai jarak tempuh dan ketersediaan fasilitas pengisian daya, konfigurasi seperti ini bisa menjadi salah satu pertimbangan.
DFSK sendiri menggunakan pendekatan “Electric for Daily, Hybrid for Journey”. Artinya, tenaga listrik ditujukan untuk mendukung kebutuhan mobilitas harian, sedangkan kombinasi dengan mesin bensin memberikan fleksibilitas ketika perjalanan semakin jauh.
Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin, mengatakan Bandung dipilih karena dinilai memiliki potensi pasar yang kuat untuk kendaraan dengan teknologi dan pengalaman berkendara yang lebih tinggi.
“Setelah Palembang dan Medan, kami membawa E5 Plus ke Bandung karena kami melihat potensi pasar yang sangat kuat di Jawa Barat. Konsumen Bandung memiliki ekspektasi tinggi terhadap teknologi, kualitas, dan pengalaman berkendara,” ujar Cing Hok dalam keterangannya yang diterima VIVA, Rabu 9 September 2026
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Secara konfigurasi, E5 Plus merupakan SUV midsize yang mampu membawa enam penumpang. Mobil ini menggunakan captain seat dan dibekali baterai berkapasitas 25,3 kWh.
Kapasitas tersebut menjadi salah satu bagian penting dari sistem PHEV yang ditawarkan. Pengguna memiliki pilihan untuk memanfaatkan tenaga listrik dalam berbagai aktivitas, tanpa harus sepenuhnya bergantung pada infrastruktur pengisian daya ketika melakukan perjalanan jauh.
Halaman Selanjutnya
Kehadiran E5 Plus juga menunjukkan bahwa persaingan kendaraan elektrifikasi di Indonesia mulai bergerak ke berbagai pendekatan. Konsumen tidak hanya dihadapkan pada pilihan mobil bensin atau listrik murni, tetapi juga kendaraan yang menggabungkan kedua sumber tenaga tersebut.

4 days ago
8













