PJJ Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Zaskia Adya Mecca Soroti Nasib Anak-anak Korban Gempa NTT

6 days ago 8

Senin, 7 September 2026 - 16:40 WIB

VIVA – Erupsi Gunung Anak Krakatau turut berdampak pada aktivitas pendidikan di Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan (Disdik) memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai Senin, 7 September 2026, sebagai langkah antisipasi terhadap paparan abu vulkanik yang telah mencapai wilayah Jabodetabek.

Kebijakan tersebut membuat sejumlah orang tua kembali harus mendampingi anak-anak mereka mengikuti kegiatan belajar dari rumah. Kondisi itu juga dirasakan oleh aktris Zaskia Adya Mecca yang memiliki lima anak. Melalui media sosial, istri sutradara Hanung Bramantyo tersebut membagikan situasi ketika anak-anaknya kembali menjalani sekolah secara daring.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zaskia melihat kepanikan orang tua muncul karena PJJ diberlakukan secara mendadak. Berbagai pertanyaan mengenai waktu pembelajaran, tautan kelas, hingga kesiapan anak pun ramai dibicarakan.

"Kembali sekolah online dengan 5 anak karena erupsi anak krakatau. Segini aja banyak orang dewasa panik kmrn 'Besok anak sekolah gimana?' Pas dapet info online, dari pagi sudah ramai, 'Jam berapa mulai? Anaknya ga sabar nungguin ini. Mana link nya, dll'," tulis Zaskia Adya Mecca di Instagram, dikutip Senin 7 September 2026.

Meski memahami kegelisahan para orang tua, Zaskia kemudian mengajak masyarakat melihat persoalan tersebut dari perspektif yang lebih luas. Ia teringat dengan anak-anak yang ditemuinya ketika berada di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), sekitar sepekan sebelumnya.

Berbeda dengan anak-anak di Jakarta yang masih dapat mengikuti kegiatan belajar secara daring, anak-anak yang ditemui Zaskia di Flores justru menghadapi persoalan yang lebih mendasar. Mereka terdampak bencana dan belum dapat kembali menjalani aktivitas sekolah seperti biasa.

Bahkan, menurut Zaskia, sejumlah anak yang ditemuinya menyampaikan keinginan untuk kembali bersekolah sekaligus meminta bantuan perlengkapan pendidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Langsung teringat seminggu lalu aku di Flores, anak-anak yang aku temui hampir semua bilang 'Kami ingin sekolah kak. Kakak bawakan kami perlengkapan sekolah. Kapan kami bisa kembali sekolah?'," lanjutnya lagi.

Unggahan tersebut kemudian menjadi pengingat bahwa dampak bencana terhadap pendidikan tidak selalu berhenti pada persoalan perubahan metode belajar. Bagi anak-anak di wilayah yang terdampak bencana berat, akses untuk kembali ke ruang kelas dapat menjadi persoalan yang jauh lebih kompleks.

Halaman Selanjutnya

Zaskia pun mengajak masyarakat untuk tidak hanya memperhatikan kebutuhan pendidikan anak-anak di wilayah perkotaan. Ia berharap perhatian terhadap persoalan kebencanaan juga diarahkan kepada anak-anak di daerah lain yang masih menghadapi dampak bencana, termasuk Flores, NTT, dan Kalimantan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |