Polisi Ungkap Awal Mula Kerusuhan Usai Demo DPR: Massa Utama Pergi, Kelompok Ini Muncul

2 weeks ago 11

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Jakarta, VIVA – Polda Metro Jaya mengungkap situasi yang terjadi setelah rangkaian penyampaian aspirasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, berakhir.

Polisi menyebut sebagian besar massa telah meninggalkan lokasi sebelum muncul kelompok yang membuat kerusuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto mengatakan kelompok tersebut kemudian melakukan sejumlah tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

"Setelah rangkaian penyampaian aspirasi berakhir, sebagian besar massa meninggalkan lokasi, muncul sekelompok rusuh yang mengganggu situasi Kamtibmas. Yang mencoba melakukan pengrusakan, aksi-aksi vandalisme, serta melakukan pelemparan kepada petugas. Dan ini juga dapat ditangani dengan baik," kata Budi, Jumat, 28 Agustus 2026.

Menurut Budi, aparat kepolisian kemudian mengambil langkah untuk menghentikan aksi kelompok tersebut. Tindakan dilakukan guna mencegah kerusakan semakin meluas dan memastikan keselamatan warga di sekitar lokasi.

"Kemudian petugas melakukan beberapa tindakan kepolisian untuk menghentikan kegiatan-kegiatan vandalisme, pengrusakan, sehingga dapat memitigasi tidak meluasnya gangguan dan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi," ujarnya.

Polisi memastikan penanganan dilakukan untuk mengendalikan situasi sekaligus mencegah gangguan keamanan meluas ke kawasan lain.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, konsentrasi massa sempat berada di sepanjang Jalan Jenderal Gatot Subroto, khususnya kawasan Halte Petamburan hingga jalan layang Slipi.

Situasi tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 03.00 WIB. Jalan Jenderal Gatot Subroto yang berada di depan pintu masuk kompleks Gedung DPR/MPR RI juga sempat ditutup.

Bahkan, sekitar pukul 05.19 WIB, bentrokan masih dilaporkan terjadi di bawah jalan layang Slipi. Kondisi tersebut turut berdampak terhadap akses kereta api yang sempat lumpuh.

Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya menjelaskan aksi perusakan dan pembakaran yang terjadi di sekitar kawasan Senayan, Jakarta, pada Kamis malam, 27 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi menyebut tindakan kekerasan tersebut dilakukan oleh kelompok yang dinilai sebagai perusuh atau pengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan situasi di sekitar lokasi sempat mengalami peningkatan eskalasi pada Kamis sore hingga menjelang malam.

Halaman Selanjutnya

Menurut Budi, sebagian massa yang berada di lokasi tidak lagi melakukan penyampaian aspirasi. Massa tersebut justru melakukan kericuhan dengan mencoba membakar serta mendorong pagar utama gedung DPR/MPR RI.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |