Polri Gelar Apel Aman Nusa I dan II, Siapkan Pasukan Hadapi Bencana hingga Gangguan Kamtibmas

6 days ago 10

Senin, 7 September 2026 - 20:30 WIB

Cikeas, VIVA Polri menggelar apel gelar pasukan untuk memastikan kesiapan Operasi Aman Nusa I dan Aman Nusa II Tahun 2026.

Operasi ini disiapkan untuk menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus berbagai bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apel tersebut digelar di Cikeas, Jawa Barat, Senin, 7 September 2026. Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo hadir mewakili Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Kesiapan tersebut dinilai penting mengingat Indonesia menghadapi ancaman bencana yang cukup tinggi. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sejak Januari 2026 hingga saat ini telah terjadi 1.730 kejadian bencana alam.

Bencana tersebut didominasi banjir, cuaca ekstrem, tanah longsor hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dampaknya, sebanyak 397 orang meninggal dunia dan lebih dari 4 juta masyarakat harus mengungsi.

“Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerawanan bencana yang sangat tinggi karena dipengaruhi oleh kondisi geologis, geografis, dan klimatologis yang kompleks. Lebih dari itu, Indonesia juga berada pada kawasan Ring of Fire sehingga memiliki risiko bencana gempa bumi, tsunami, dan erupsi gunung api yang tinggi,” ujar Dedi.

Selain bencana hidrometeorologi, Polri juga menyoroti aktivitas vulkanik di sejumlah daerah. Pada 6 September 2026, aktivitas erupsi tercatat terjadi di Gunung Sinabung, Gunung Merapi, Gunung Anak Krakatau, Gunung Semeru, Gunung Ili Lewotolok, Gunung Lewotobi Laki-laki, serta Gunung Ibu.

Kondisi tersebut menjadi alasan Polri harus memastikan personel dan berbagai sarana pendukung siap digunakan ketika terjadi keadaan darurat.

“Dalam konteks inilah, Polri harus senantiasa hadir sebagai salah satu kekuatan negara yang siap memberikan respons cepat melalui pelayanan dan bantuan kemanusiaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana melalui Operasi Aman Nusa II,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam operasi penanganan bencana, Polri menyiapkan personel untuk melakukan evakuasi dan pencarian korban, pengamanan lokasi, pengaturan lalu lintas serta jalur evakuasi.

Selain itu, disiapkan pula dapur lapangan dan rumah sakit lapangan, termasuk bantuan air bersih, logistik, pelayanan kesehatan hingga dukungan psikososial dan trauma healing bagi masyarakat terdampak, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

Halaman Selanjutnya

Penanganan bencana akan dilakukan bersama TNI, BNPB/BPBD, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, relawan dan berbagai elemen masyarakat. Di sisi lain, Operasi Aman Nusa I difokuskan untuk menghadapi dinamika kamtibmas, termasuk potensi gangguan yang berkembang di lapangan maupun ruang digital.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |