PPM School Ungkap Pentingnya Solusi Lokal untuk Tantangan Global

2 weeks ago 5

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:19 WIB

Jakarta, VIVA – Berbagai persoalan global, mulai dari keberlanjutan hingga perubahan pola bisnis, sering kali membutuhkan kerja sama lintas negara. Namun, solusi yang berhasil diterapkan di satu wilayah belum tentu bisa langsung digunakan dengan cara yang sama di tempat lain.

Perbedaan budaya, kondisi masyarakat, hingga karakteristik ekonomi membuat pendekatan lokal tetap memiliki peran penting. Hal inilah yang menjadi salah satu pembahasan dalam The 6th Asia Pacific Management Research Conference atau APMRC yang digelar pada 26-28 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Konferensi tersebut mengangkat tema Driving Global Change Through Local Management Practices for a Sustainable Future. PPM School of Management bertindak sebagai tuan rumah dengan mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa dari berbagai negara.

Chairwoman The 6th APMRC dari PPM School of Management, Dr. Aprihatiningrum Hidayati, M.M., mengatakan tantangan yang dihadapi dunia tidak selalu bisa dijawab dengan satu pendekatan yang sama. Menurutnya, solusi perlu disesuaikan dengan kondisi masyarakat dan lingkungan tempat solusi tersebut diterapkan.

“Praktik manajemen perlu mempertimbangkan nilai, budaya, kondisi bisnis, serta karakteristik masyarakat di tingkat lokal agar solusi yang dihasilkan dapat diterapkan secara efektif dan berkelanjutan,” ujar Aprihatiningrum.

The 6th APMRC tahun ini melibatkan 128 presenter dari sembilan negara, yakni Indonesia, Australia, Bangladesh, India, Italia, Jepang, Malaysia, Vietnam, dan Thailand. Sebanyak 47 presenter mengikuti kegiatan secara langsung, sementara 81 lainnya bergabung secara daring.

Forum tersebut membahas bagaimana praktik manajemen yang berkembang di tingkat lokal dapat berkontribusi terhadap persoalan yang lebih luas. Selain itu, para peserta juga menyoroti peluang inovasi lokal untuk menciptakan perubahan berskala global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembahasan lain mencakup peran pemimpin dan manajer dalam mengembangkan inisiatif lokal menjadi dampak yang lebih besar. Kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, komunitas, dan akademisi juga menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian.

Sejumlah bidang manajemen turut menjadi bagian dari konferensi, mulai dari manajemen strategis dan risiko hingga sumber daya manusia. Topik lainnya meliputi pemasaran, rantai pasok, perilaku organisasi, bisnis berkelanjutan, inovasi, kewirausahaan, tata kelola perusahaan, serta keuangan dan akuntansi.

Halaman Selanjutnya

Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari dengan agenda lokakarya, sesi keynote, diskusi panel, hingga kelas paralel. Sejumlah pembicara dari Indonesia, Malaysia, dan Uni Emirat Arab turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |