Prabowo Larang Masyarakat Dekati Kawasan Gunung Anak Krakatau

1 week ago 20

Senin, 7 September 2026 - 00:01 WIB

Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto melarang masyarakat khususnya yang berada di wilayah Jakarta, Banten, Lampung dan sekitar Selat Sunda untuk tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau.

Masyarakat juga diminta untuk mematuhi zona bahaya dan batas aman yang telah ditetapkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mengikuti seluruh arahan pemerintah dan petugas di lapangan, dan tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dan patuhi sepenuhnya zona bahaya serta batas aman yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang," ucap Prabowo dikutip dari unggahan di akun instagramnya @presidenrepublikindonesia, Minggu, 6 September 2026.

Prabowo mengatakan dirinya telah memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan menerima laporan serta informasi terkini dari jajaran terkait. 

Dia juga telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah, BNPB, BMKG, TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan serta kementerian dan lembaga terkait untuk terus memantau perkembangan situasi.

"Serta memastikan seluruh unsur kesiapsiagaan berjalan dengan baik, serta memberikan perlindungan dan bantuan yang diperlukan kepada masyarakat," tutur Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengajak semua masyarakat untuk memanjatkan doa agar mendapatkan perlindungan dari Allah SWT khususnya di tengah erupsi Gunung Anak Krakatau.

Sebaran abu vulkanik imbas erupsi Gunung Anak Krakatau diketahui telah menyebar ke sejumlah provinsi, salah satunya Jakarta.

"Memanjatkan do'a bersama, semoga Allah SWT senantiasa melindungi seluruh rakyat Indonesia, khususnya saudara-saudara kita yang berada di sekitar Gunung Anak Krakatau dan kawasan Selat Sunda, serta saudara-saudara kita di berbagai daerah yang saat ini tengah menghadapi musibah dan bencana," ungkapnya.

"Semoga diberikan keselamatan, kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi setiap ujian," tandas Prabowo. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya diberitakan, Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia memperbarui informasi aeronautika terkait perpanjangan waktu penutupan sementara terhadap ruang udara di delapan bandar udara yang terdampak akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro mengatakan bahwa status penutupan sementara pada aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten hingga bandara lainnya diperpanjang estimasinya sampai pukul 23.59 WIB.

Halaman Selanjutnya

"Penutupan Bandara Soekarno-Hatta dan bandara lainnya akibat dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berdasarkan NOTAM A3355/26 (NOTAMR A3351/26). Penutupan berlaku mulai pukul 18.00 WIB pada 6 September 2026," jelasnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |