Prabowo: Pembangunan Tak Boleh Dinikmati Segelintir Orang, Harus Berdampak ke Masyarakat

1 week ago 10

Kamis, 3 September 2026 - 15:24 WIB

Rusia, VIVA – Presiden Prabowo Subianto RI menegaskan pembangunan tidak boleh hanya menguntungkan segelintir orang. Ia menilai masyarakat harus menikmati seluruh pembangunan yang akan dibuat oleh negaranya.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Easteran Economic Forum (EEF) 2026 di Vladivostok, Rusia, Kamis, 3 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada gelaran St Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025 lalu, Prabowo menyatakan telah menjelaskan mengenai filosofi ekonomi Indonesia sebagai realisme, pragmatisme, dan pencapaian kebaikan terbesar bagi sebanyak-banyaknya orang. 

Indonesia, katanya, percaya pada inisiatif, kreativitas, dan inovasi sektor swasta. Namun, Indonesia juga percaya pemerintah harus melindungi yang lemah, mengelola sumber daya nasional dengan baik, harus memberantas korupsi, dan berinvestasi pada kebutuhan jangka panjang rakyat dan bangsa.

"Itulah arti pembangunan untuk manfaat masyarakat bagi Indonesia. Manfaat terbesar bagi sebanyak-banyaknya orang. Pembangunan tidak boleh hanya menguntungkan segelintir orang. Pembangunan harus diukur di meja makan keluarga biasa," ujar dia.

Ia menilai masyarakat memiliki jumlah kebutuhan yang berbeda-beda. Salah satu kebutuhan pokok masyarakat yaitu makanan bergizi bagi anak-anak, pupuk dan harga yang adil bagi petani, rumah yang layak bagi keluarga, dan lapangan pekerjaan yang produktif bagi generasi muda.

Hal ini yang mendorong pemerintah Indonesia menjalankan program makan bergizi gratis (MBG), swasembada pangan dan energi, hingga hilirisasi dan industrialisasi.

"Inilah sebabnya kami mengupayakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat, bukan pertumbuhan demi pertumbuhan semata, tetapi pertumbuhan yang dapat mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan menuju martabat," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Negara meyakini EEF 2026 merupakan forum yang digelar untuk menjawab pertanyaan mendasar yang diajukan rakyat Indonesia kepadanya.

"Bagaimana kekayaan besar suatu wilayah dapat diterjemahkan menjadi kehidupan yang lebih baik bagi orang-orang yang tinggal di sana?" katanya.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Pemotongan DBH Takkan Ganggu Pembangunan Daerah, Purbaya: Mereka Bisa Pinjam ke SMI!

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pembangunan infrastruktur di daerah dipastikan tidak terganggu, meskipun ada pemotongan terhadap dana bagi hasil (DBH).

img_title

VIVA.co.id

3 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |