Jumat, 20 Februari 2026 - 04:16 WIB
Washington, VIVA – Presiden Prabowo Subianto menyatakan pasukan TNI akan dikirim ke Gaza, Palestina, dalam waktu 1-2 bulan ke depan.
Di Gaza, sebanyak 8.000 pasukan TNI akan bertugas bersama Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF), yang anggotanya merupakan gabungan dari negara anggota Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Mungkin tidak lama, 1–2 bulan lagi," kata Presiden Prabowo menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui setelah Konferensi Tingkat Tinggi Dewan Perdamaian (KTT BoP) Gaza perdana di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis siang, 19 Februari waktu setempat.
Presiden RI Prabowo Subianto dalam forum Board of Peace
Photo :
- Cahyo - Biro Pers Sekretariat Presiden
Prabowo juga menyebut kemungkinan ada tim advance yang akan dikirim lebih dulu ke Gaza.
Tim advance dikerahkan dalam jumlah anggota yang tidak terlalu besar, karena misi penugasan mereka di antaranya untuk memetakan wilayah dan menganalisis risiko selama nantinya pasukan dari TNI bertugas bersama ISF.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyampaikan kembali Indonesia dipercaya sebagai Wakil Komandan ISF.
"Mereka minta kita jadi deputy commander," ujar Presiden Prabowo.
Oleh karena itu, Presiden menegaskan Indonesia akan menunjuk perwira terbaik yang nantinya akan mewakili Indonesia sebagai Wakil Komandan ISF.
"Ya dipilih, ya kita cari yang bagus," kata Presiden Prabowo.
Dalam KTT Board of Peace perdana yang digelar di Donald J Trump Institute of Peace, Washington DC, Kamis 19 Februari waktu setempat, Presiden Prabowo menegaskan kembali kesiapan Indonesia mengirim 8.000 prajurit TNI untuk bertugas bersama ISF di Gaza, Palestina.
"Gencatan senjata (di Gaza) merupakan capaian yang riil terjadi. Kami memuji capaian ini dan untuk itu kami menegaskan kembali komitmen untuk berkontribusi mengirimkan prajurit kami dalam jumlah yang signifikan sebanyak 8.000, bahkan bisa lebih jika dibutuhkan," kata Presiden Prabowo saat berbicara dalam KTT Board of Peace.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, Komandan ISF Mayor Jenderal Jasper Jeffers, yang berasal dari Angkatan Bersenjata AS, menyatakan proyeksi ke depan ada 20.000 tentara dan 12.000 polisi yang akan bertugas bersama ISF untuk memulihkan situasi pascaperang di Gaza.
Mayjen Jeffers menyebut Rafah, yang berada di wilayah selatan Gaza, dan berbatasan dengan Mesir, akan menjadi tujuan pertama ISF.
Halaman Selanjutnya
Sejauh ini, selain Indonesia, negara-negara lain yang akan mengerahkan tentaranya untuk bertugas bersama ISF, yaitu Kazakhstan, Albania, Maroko, dan Kosovo.

2 weeks ago
5











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
